Maruarar Sirait Akan Groundbreaking Program 3 Juta Rumah pada 10 November, Digarap Agung Sedayu

Maruarar Sirait Akan Groundbreaking Program 3 Juta Rumah pada 10 November, Digarap Agung Sedayu

Maruarar Sirait juga mendorong efisiensi dalam realisasi program 3 juta rumah.

(Bisnis Tempo) 29/10/24 17:06 17167425

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan akan memulai groundbreaking program 3 juta rumah pada 10 November 2024. Program ini adalah yang pertama di mana seluruh proses, mulai dari lahan hingga pembangunan, sepenuhnya didanai oleh swasta, dengan perusahaan properti Agung Sedayu sebagai pelaksananya.

"Tapi itu harus mulai dari kami, tanggal 10 November tanahnya dari perusahaan saya, yang membangun rumah dari Agung Sedayu," ujarnya saat ditemui sebelum melakukan rapat kerja bersama Komisi V DPR RI dalam rangka perkenalan dan penjelasan tugas pokok dan fungsi masing-masing kementerian/lembaga pada Selasa, 29 Oktober 2024.

Tanah tersebut merupakan sumbangan dari Maruarar seluas 2,5 hektare di Tangerang, Banten. Ia juga mengajak pengusaha-pengusaha nasional untuk membangun rumah di tanah yang telah ia sumbangkan. Dengan skema tersebut, ia menargetkan dalam 8 bulan ke depan, Kementerian PKP sudah bisa menyerahkan rumah secara gratis kepada beberapa masyarakat sekitar yang membutuhkan.

"Kami hibahkan tanah perusahaan kami ke rakyat, dan saya harap gerakan ini bisa menjadi gerakan bersama, karena gotong royong itu harus dimulai," ujarnya.

Pria yang kerap disapa Ara itu berujar skema kerja sama bersama pihak swasta ini bisa beragam. Selain menyumbangkan tanah, ia juga ingin memanfaatkan kredit yang macet dari bank sehingga bisa mendapatkan sejumlah apartemen yang sudah jadi. Selain itu, ia juga akan menerapkan birokrasi yang mudah sehingga tidak menyulitkan kepentingan masyarakat dalam mendapatkan rumah.

"Jadi jangan sampai aturan ini menghambat kita berbuat baik bagi rakyat. Dulu pernah ada konsep deregulasi dan debirokratisasi. Bagaimana birokrasi itu jangan panjang, jadi jangan jadi menghambat. Dan jangan juga aturan itu malah menghambat. Harusnya malah membantu rakyat," kata dia.

Selain itu, ia juga mendorong efisiensi dalam realisasi program 3 juta rumah ini. Pasalnya, ia membeberkan rencana anggaran untuk membangun rumah pada tahun 2025 hanya sebesar Rp5,07 triliun yang dinilai terlalu kecil untuk mencapai target tersebut. Sebagai perbandingan, pada tahun 2024, anggaran perumahan sebesar Rp14,681 triliun hanya mampu merealisasikan pembangunan sekitar 200 ribu unit rumah.

Selain menyumbangkan tanahnya, ia juga ingin memanfaatkan tanah-tanah sitaan dari koruptor yang saat ini dipegang oleh Kejaksaan Agung maupun KPK. Ia mengatakan sudah mengantongi sekitar 1.000 hektare tanah sitaan di Banten dari Kejaksaan Agung.

"Minggu lalu, hari pertama kerja saya datang ke Kejaksaan Agung. Di Banten, dari koruptor sudah dapat sekitar 1.000 hektare. Saya sudah bicara ke Ibu Menteri, saya mau yakinkan ke Kemenkeu, itu bisa buat rakyat," kata dia.

#3-juta-rumah #maruarar-sirait #pt-agung-sedayu #tangerang #rumah

https://bisnis.tempo.co/read/1934555/maruarar-sirait-akan-groundbreaking-program-3-juta-rumah-pada-10-november-digarap-agung-sedayu?utm_source=Digital%20Marketing&utm_medium=Babe