IHSG Lesu, Saham ENRG dan JPFA Masih Berpotensi Cuan

IHSG Lesu, Saham ENRG dan JPFA Masih Berpotensi Cuan

PIlarmas memprediksi IHSG hari ini lesu, merekomendasikan saham ENRG dan JPFA masih berpotensi cuan. - Halaman all

(InvestorID) 30/10/24 07:13 17191573

JAKARTA, investor.id – Pilarmas Investindo Sekuritas memprediksi Indeks harga saham gabungan (IHSG) lesu pada Rabu (30/10/2024). IHSG hari ini bergerak pada rentang support dan resistance di level 7.560 – 7.675. Perusahaan efek itu merekomendasikan saham ENRG dan JPFA masih berpotensi cuan.

Pada perdagangan Selasa (29/10/2024), IHSG ditutup melemah 28,03 poin (0,37%) ke level 7.606. Ada lima sektor saham yang melemah dan pelemahan terdalam terjadi pada sektor energi 1,01%.

Pilarmas menjelaskan, mengawali berbagai data Ekonomi Amerika Serikat (AS) yang penting pada pekan ini, US Wholesale Inventories MoM turun dari sebelumnya 0,2% menjadi 0,1%. Yang membuat cukup khawatir, lowongan pekerjaan mengalami penurunan dari sebelumnya 7,8 juta menjadi 7,4 juta, dimana ini merupakan jumlah lowongan pekerjaan di AS terendah sejak 2021.

Apalagi dari data yang ada, pelaku pasar dan investor mengatakan bahwa situasi dan kondisi terkait dengan pemilu merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi penilaian mereka pada Oktober. “Ini belum seberapa pemirsa, karena esok hingga hari Jumat nanti, volatilitas akan mulai mengalami kenaikkan, sehingga dibutuhkan kehati-hatian untuk menangani hal tersebut,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Rabu.

Pilarmas menambahkan, tekanan berikutnya akan datang dari Uni Eropa yang memang telah mengenakan tarif kepada China senilai 45% pada kendaraan listrik di China. Hal ini tentu saja memberikan peningkatan ketegangan di antara keduanya. Peraturan tersebut telah diperkenalkan dalam jurnal resmi Uni Eropa pada hari Rabu dan akan segera efektif.

“Para negosiator masih terus berusaha untuk menjajaki kesepakatan antara China dengan Eropa mulai dari komitmen harga, pengendalian harga, hingga volume ekspor. China sudah mengajukan persyaratan, namun belum ada yang sesuai dengan keinginan dari Eropa. Yuk kita amati terus cerita diantara keduanya karena ini menjadi salah satu poin penting apakah China mampu bangkit pada 2025,” tambah Pilarmas.

Sedangkan dari dalam negeri, Pilarmas mengatakan Pemerintah Indonesia sedang mempertimbangkan untuk memasukkan aktivitas ekonomi bawah tanah atau shadow economy ke dalam sistem perpajakan. Shadow economy terdiri dari kegiatan ekonomi yang tidak tercatat secara resmi dan nilainya diperkirakan antara 8-19% dari PDB Indonesia.

Pilarmas memasukkan aktivitas shadow economy ke dalam sistem perpajakan tentu dapat meningkatkan pendapatan negara yang dapat berpengaruh juga terhadap kenaikan pertumbuhan perekonomian. Hal ini sejalan dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto agar pertumbuhan perekonomian Indonesia bisa mencapai 8%. “Tapi tentunya kami berharap, jangan hanya demi mengejar 8%, semua cara dilakukan,” jelas Pilarmas.

Pilarmas merekomendasikan saham ENRG dan JPFA masih berpotensi cuan, berikut trading plan-nya:

1. ENRG

- Last price: 286

- Support: 276

- Resistance: 306

- Target: 302

2. ASII

- Last price: 5.125

- Support: 5.025

- Resistance: 5.300

- Target: 5.275

3. WIKA

- Last price: 380

- Support: 364

- Resistance: 392

- Target: 390

4. BRIS

- Catatkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik sebesar Rp 5,1 triliun di September 2024.

- Last Price: 2.950

- PBV : 3,13x

- Support: 2.790

- Resistance: 3.140

- Target: 3.100

- Exit: 2.850

5. JPFA

- Raih penjualan neto sebesar Rp41,27 triliun hingga periode 30 September 2024 naik dari penjualan neto Rp37,76 triliun di periode yang sama tahun

sebelumnya.

- Last Price: 1.830

- PBV : 1,39x

- Support: 1.750

- Resistance: 1.875

- Target: 1.900

- Exit: 1.620

Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #ihsg #ihsg-hari-ini #indeks-harga-saham-gabungan #rekomendasi-saham #pilarmas #saham-cuan #jpfa #enrg #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/378408/ihsg-lesu-saham-enrg-dan-jpfa-masih-berpotensi-cuan