Penjualan Ekspor Sarung Tangan MARK Tumbuh pada Kuartal III 2024
PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK), emiten produsen cetakan sarung tangan berbahan porselen, mencatatkan hasil keuangan positif hingga kuartal III Halaman all
(Kompas.com) 30/10/24 12:19 17200697
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK), emiten produsen cetakan sarung tangan berbahan porselen, mencatatkan hasil keuangan positif hingga kuartal III 2024.
MARK melaporkan peningkatan laba bersih sebesar 124 persen secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 221,2 miliar dari Rp 98,5 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Pendapatan perusahaan meningkat 74 persen (yoy) menjadi Rp 698,1 miliar, dengan kontribusi signifikan dari penjualan ekspor yang meningkat pesat seiring dengan tingginya permintaan dari pasar internasional.
Unsplash/Clay Banks Ilustrasi sarung tangan.Penjualan ekspor, yang menjadi motor pertumbuhan utama perusahaan, mengalami kenaikan tajam berkat tingginya permintaan global terhadap produk cetakan tangan.
Laba bruto perusahaan juga naik sebesar 98 persen menjadi Rp 357,3 miliar. Total aset perusahaan mencapai Rp 1,05 triliun, naik 10,1 persendari Rp 951,6 miliar pada akhir 2023.
Adaphn kas dan setara kas melonjak 391 persen (yoy), mencapai Rp 121,6 miliar.
Melihat ke kuartal IV 2024, perusahaan optimistis terhadap potensi peningkatan penjualan. Kenaikan
permintaan ini didorong oleh lonjakan produksi sarung tangan dari Malaysia, menyusul langkah Amerika Serikat yang akan memberlakukan tarif masuk pada sarung tangan impor dari China.
“Perubahan kebijakan perdagangan ini menciptakan peluang baru bagi produsen sarung tangan Malaysia, yang menjadi salah satu konsumen utama produk kami,” ungkap Direktur Utama MARK, Ridwan Goh dalam keterangan tertulis, Rabu (30/10/2024).
Dengan demikian, imbuh Ridwan, perusahaan siap mendukung peningkatan produksi sarung tangan di Malaysia guna memenuhi permintaan pasar Amerika Serikat.
Sebagai informasi, MARK adalah produsen utama cetakan porselen untuk sarung tangan medis dan industri, serta berbagai produk sanitasi.
Perusahaan yang berbasis di Sumatera Utara ini menjadi penyedia cetakan sarung tangan terbesar di dunia, dengan fokus ekspor dan inovasi berkelanjutan untuk memenuhi permintaan global.