Sebesar Ini Aset PIK2 (PANI) Besutan Agung Sedayu & Salim Group
Emiten Agung Sedayu dan Salim Group, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 mencatat kenaikan aset signifikan. Laba PANI melonjak. - Halaman all
(InvestorID) 30/10/24 19:48 17239033
JAKARTA, investor.id – Emiten Agung Sedayu dan Salim Group, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 mencatatkan aset senilai Rp 44,2 triliun hingga akhir September 2024, meningkat 31% dari posisi akhir 2023 yang sebesar Rp 33,7 triliun.
PIK2 belakangan ini telah mengamankan cadangan lahan (land bank) seluas 1.850 hektare (ha), setelah menyelesaikan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) senilai Rp 6,5 triliun.
Langkah strategis itu merupakan bagian dari rencana besar ekspansi bisnis PIK2 untuk meningkatkan profitabilitas berkelanjutan di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2).
Selain aset, emiten berkode saham PANI tersebut juga mengungkapkan ekuitas dan liabilitas perseroan. Berdasarkan keterbukaan informasi PANI kepada Bursa Efek Indonesia, Rabu (30/10/2024), total liabilitas perseroan per 30 September 2024 meningkat Rp 3,2 triliun menjadi Rp 17,8 triliun dari posisi akhir 2023 yang sebesar Rp 14,6 triliun.
"Kenaikan liabilitas disebabkan oleh peningkatan uang muka pelanggan sebesar Rp 3 triliun, seiring meningkatnya performa pra-penjualan (marketing sales) perseroan hingga September 2024,” tulis manajemen PANI.
Sedangkan ekuitas PANI naik 37,8% menjadi Rp 26,2 triliun. “Pertumbuhan ekuitas didorong oleh kenaikan modal saham dan tambahan modal disetor senilai Rp 6,5 triliun yang berasal dari PMTHMETD. Ada juga tambahan retained earning tahun berjalan sebesar Rp 475 miliar,” ungkap manajemen.
Laba Bersih Melonjak
Sementara itu, PIK2 (PANI) membukukan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 486,6 miliar hingga kuartal III-2024. Laba bersih PANI tersebut melonjak 91,1% dari Rp 254,55 miliar pada periode yang sama tahun 2023.
Laba per saham sebesar Rp 30,3 per 30 September 2024 dari sebelumnya Rp 18,82 pada akhir September 2023.
Sampai dengan akhir September 2024, PANI mencatatkan pendapatan neto Rp 2,09 triliun, meningkat dibandingkan Rp 1,73 triliun pada Januari-September 2023. Beban pokok pendapatan emiten Agung Sedayu dan Salim Group ini juga meningkat menjadi Rp 897,86 miliar ketimbang Rp 855,33 miliar per akhir kuartal III-2024.
Adapun laba bruto PANI tercatat Rp 1,19 triliun per 30 September 2024. Laba tersebut lebih besar dibandingkan periode sama tahun 2023 yang sebesar Rp 876,61 miliar.
Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #pik-2 #pani #saham-pani #pantai-indah-kapuk #agung-sedayu #salim-group #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/378508/sebesar-ini-aset-pik2-pani-besutan-agung-sedayu-salim-group