Pertamina NRE Sediakan Karbon Kredit Buat Kegiatan Netral Karbon
Sebagai penjual kredit karbon, Pertamina NRE telah memperdagangkan kredit karbon ke sejumlah penyelenggara acara atau kegiatan. Halaman all
(Kompas.com) 31/10/24 08:00 17244354
JAKARTA, KOMPAS.com - Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) terus mendorong perdagangan karbon guna mengurangi emisi gas rumah kaca dengan efisien dan ekonomis. Salah satunya melalui perdagangan karbon pada kegiatan-kegiatan netral karbon atau carbon neutral event.
Carbon neutral event adalah kegiatan yang diselenggarakan tanpa mengeluarkan emisi karbon, atau emisi yang dikeluarkan dikompensasi dengan pembelian kredit karbon sehingga menjadi netral karbon.
Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi mengatakan, sebagai penjual kredit karbon, Pertamina NRE telah memperdagangkan kredit karbon ke sejumlah penyelenggara acara atau kegiatan.
"Kami berharap kampanye carbon neutral event ini dapat mengedukasi dan menginspirasi masyarakat untuk turut mendukung upaya penurunan emisi karbon secara konkret, yaitu salah satunya mengompensasi emisi karbon yang dikeluarkan dalam penyelenggaraan acara dengan membeli kredit karbon," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (30/10/2024).
Dicky menuturkan, hingga periode Oktober 2024, Pertamina NRE telah mendukung penyediaan kredit karbon untuk mengompensasi emisi karbon yang dikeluarkan dalam sejumlah acara atau kegiatan.
Terdiri dari Anugerah Jurnalistik Pertamina 2024 untuk wilayah Jawa Barat, Pameran ESG oleh PT Pertamina Bina Medika, program Pertamina Goes to Campus (PGTC) di Universitas Riau (Unri), Indonesia Millenial and Gen-Z Summit oleh IDN Times, serta peluncuran program BBM Satu Harga di empat provinsi di Indonesia.
Kredit karbon yang diperdagangkan Pertamina NRE tersebut bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi (PLTP) Area Lahendong Unit 5 dan 6 yang sudah memiliki Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE GRK).
Artinya, dengan membeli kredit karbon dari Pertamina NRE maka turut mendukung pengembangan energi panas bumi yang merupakan energi hijau.
Pada setiap kegiatan carbon neutral event, Pertamina NRE akan menghitung potensi emisi karbon yang akan dihasilkan dari acara tersebut. Emisi itu berasal dari transportasi yang digunakan peserta kegiatan, penggunaan listrik, air, gas hingga limbah yang dihasilkan.
Setelah itu, total emisi tersebut akan dikompensasikan melalui pembelian kredit karbon yang disediakan Pertamina NRE.
"Emisi yang telah dihitung dikompensasi dengan sejumlah unit kredit karbon yang kami sediakan untuk di offset," kata Dicky.
Adapun dalam upaya pengembangan perdangangan karbon, Pertamina NRE pun bakal menambah volume kredit karbon dari sumber energi bersih yang lain, yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg).
Hal ini sejalan dengan komitmen Pertamina Group untuk mendukung target pemerintah dalam mencapai nol emisi atau net zero emission (NZE) pada tahun 2060.