GOTO Disebut-sebut Terus Tunjukkan Progres

GOTO Disebut-sebut Terus Tunjukkan Progres

GOTO mencatatkan adjusted EBITDA positif sebesar Rp 137 M pada 3Q24. Sehingga adjusted EBITDA selama 9M24 menjadi hanya negatif Rp 13 M. - Halaman all

(InvestorID) 31/10/24 08:28 17245317

JAKARTA, investor.id - Stockbit Sekuritas mengungkap berdasarkan angka proforma, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan adjusted EBITDA positif sebesar Rp 137 miliar pada 3Q24 (vs. 3Q23: negatif Rp 559 miliar, 2Q24: negatif Rp 48 miliar).

Sehingga adjusted EBITDA selama 9M24 menjadi hanya negatif Rp 13 miliar. Realisasi tersebut jauh membaik dibandingkan adjusted EBITDA pada 9M23 yang negatif Rp 2,3 triliun.

Secara bottomline, rugi bersih membaik menjadi Rp 655 miliar (vs. 3Q23: rugi Rp 1,6 triliun, 2Q24: rugi Rp 954 miliar).

Investment Analyst Lead Stockbit, Edi Chandren mengungkapkan secara umum, progres pada 3Q24 sejalan dengan ekspektasi yang diberikan sebelumnya bahwa kinerja akan berakselerasi pada 2H24.

“Dengan realisasi 9M24, manajemen GOTO optimistis bahwa guidance adjusted EBITDA break–even untuk FY24 dapat dicapai,” terang Edi dalam ulasannya, Kamis (31/10/2024),

Khusus untuk segmen fintech, lanjutnya, manajemen GOTO optimistis bahwa segmen tersebut dapat mencatatkan adjusted EBITDA positif pada 4Q24, lebih cepat 1 tahun dibandingkan guidance yang diberikan sebelumnya.

Adjusted EBITDA segmen on–demand services GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) naik ke level positif Rp 156 miliar pada 3Q24 (vs. 3Q23: negatif Rp 48 miliar, 2Q24: positif Rp 90 miliar), didorong oleh semakin efisiennya pengeluaran.

Edi menyebutkan biaya operasional tetap (non–variable) secara keseluruhan turun menjadi Rp 1,7 triliun (-32% yoy, -9% qoq), yang sepenuhnya dapat diatribusikan kepada segmen on–demand services.

Sementara itu, adjusted EBITDA segmen fintech membaik ke level negatif Rp 65 miliar (vs. 3Q23: negatif Rp 388 miliar, 2Q24: negatif Rp 168 miliar), yang utamanya disebabkan oleh pertumbuhan contribution margin menjadi Rp 503 miliar (vs. 3Q23: Rp 77 miliar, 2Q24: Rp 295 miliar).

Secara topline, segmen fintech mengalami pertumbuhan yang lebih kencang – terefleksi baik dari tren gross transaction value maupun gross revenue – seiring peningkatan pinjaman konsumen ke level Rp 4,3 triliun (+200% yoy, +23% qoq).

"Manajemen GOTO optimistis bahwa pertumbuhan kencang di segmen fintech dapat berlanjut, dengan ekspektasi nominal pinjaman dapat meningkat menjadi 2x lipat hingga akhir 2025," pungkas Edi Chandren.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #goto #saham-goto #goto-gojek-tokopedia #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/378567/goto-disebutsebut-terus-tunjukkan-progres