Bank Neo Commerce Cetak Laba Rp 4,06 Miliar sampai Kuartal III 2024 Halaman all

Bank Neo Commerce Cetak Laba Rp 4,06 Miliar sampai Kuartal III 2024 Halaman all

PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) membukukan laba Rp 4,06 miliar sampai kuartal III-2024. Halaman all

(Kompas.com) 31/10/24 14:30 17256625

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) membukukan laba Rp 4,06 miliar sampai kuartal III-2024.

Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono menjelaskan, laba bersih ini merupakan hasil dari berbagai upaya strategis BNC dalam meningkatkan efisiensi operasional bisnis selama sembilan bulan pertama tahun ini.

"Dengan menerapkan pengelolaan layanan operasional perbankan melalui optimalisasi layanan transaksi perbankan digital serta penerapan digitalisasi pada proses bisnis sehingga berhasil menurunkan beban operasional," kata dia dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (31/10/2024).

SHUTTERSTOCK/ANTON_AV Ilustrasi bank.

Ia menambahkan, hal tersebut tercermin dari Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) menjadi sebesar 99,88 persen di kuartal III-2024 atau turun dari 116,91 persen di kuartal III-2023.

Dari sisi fungsi intermediasi, total penyaluran kredit BNC tercatat sebesar Rp 9,26 triliun sampai September 2024.

Nilai tersebut turun 15,54 persen secara tahunan dari posisi September 2023 yang sebesar Rp 10,97 triliun.

“Meskipun terjadi koreksi, kami berhasil meningkatkan penyaluran kredit kepada nasabah korporasi dan juga penyaluran kredit secara langsung kepada nasabah melalui produk pinjaman milik BNC yang tersedia di aplikasi neobank, yaitu Neo Pinjam," imbuh dia.

Eri yakin, prospek penyaluran kredit melalui Neo Pinjam akan terus meningkat ke depannya.

“Tren pinjaman melalui Neo Pinjam menunjukkan tren peningkatan. Selain itu, BNC juga memiliki database yang cukup lengkap yang memungkinkan kami untuk dapat meningkatkan jumlah peminjam dan jumlah pinjamannya, dengan terus memantau kualitasnya,” terang dia.

SHUTTERSTOCK/JUICY FOTO Ilustrasi kredit, kredit perbankan.

Adapun, hingga akhir September 2024, rasion kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) Net perseroan tercatat 0,99 persen dan NPL Gross sebesar 3,72 persen.

Eri menerangkan, BNC juga mencatatkan pertumbuhan yang baik di segmen nasabah korporasi.

Setelah sebelumnya dikenal sebagai bank dengan layanan digital dengan nasabah perorangan terbanyak di Indonesia, BNC juga semakin memperluas layanan perbankannya menjangkau segmen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan korporasi sejak pertengahan 2023.

Lebih lanjut, dilihat dari rasio kecukupan modal, BBYB juga mencatatkan pertumbuhan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 7,83 persen sepanjang tahun atau year to date menjadi 34,18 persen pada posisi September 2024 dari sebelumnya 26,35 persen di posisi September 2023.

CAR menunjukkan semakin baiknya kemampuan untuk menanggung risiko dari kredit yang diberikan dan menunjang kemampuan bank untuk dapat terus meningkatkan pertumbuhan kredit.

Terakhir, sampai dengan posisi September 2024, BNC mencatatkan perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 14,14 triliun, atau koreksi 7,59 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp 15,30 triliun.

#digitalisasi #bank-neo-commerce #perbankan-digital #bbyb

https://money.kompas.com/read/2024/10/31/143006326/bank-neo-commerce-cetak-laba-rp-406-miliar-sampai-kuartal-iii-2024?page=all&utm_source=Google&utm_medium=Newstand&utm_campaign=partner