Adu Jumbo Laba Bank "Big Four"
Empat bank terbesar Indonesia catatkan laba bersih positif hingga kuartal III-2024. Siapa yang teratas? Halaman all
(Kompas.com) 31/10/24 15:06 17259354
JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak empat bank dengan kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia menorehkan kinerja yang positif hingga kuartal III-2024.
Hal ini terefleksikan dengan pertumbuhan laba bersih perbankan pada periode Januari - September 2024.
Tercatat 4 bank besar yang terdiri dari PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk membukukan pertumbuhan laba bersih yang positif.
Pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang dibukukan oleh perbankan.
Selain itu, perbankan juga masih fokus melakukan efisiensi untuk menekan biaya dana atau cost of fund.
Lantas, bank mana yang membukukan laba bersih paling tinggi?
1. BRI
Dari perolehan laba bersih, BRI mengungguli anggota the big four lainnya.
Tercatat, bank dengan kode saham BBRI itu membukukan laba Rp 45,36 triliun hingga kuartal III-2024, tumbuh 2,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan laba bersih itu selaras dengan pendapatan bunga bersih yang meningkat.
Tercatat, pendapatan bunga bersih bank yang berfokus pada segmen UMKM itu naik jadi Rp 105,75 triliun, dari sebelumnya Rp 101,19 triliun.
Dari sisi intermediasi, hingga akhir September 2024, BRI menyalurkan kredit Rp 1.353,36 triliun, atau tumbuh 8,21 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dari total penyaluran kredit tersebut, 81,70 persen di antaranya atau sekitar Rp 1.105,70 triliun merupakan kredit kepada segmen UMKM.
2. Bank Mandiri
Bank dengan logo pita emas ini meraup laba bersih sebesar Rp 42 triliun hingga kuartal III-2024.
Nilai ini naik 7,56 persen dari periode yang sama pada tahun lalu.
Pertumbuhan itu selaras dengan pendapatan bunga bersih perusahaan yang tumbuh sebesar 3,81 persen secara tahunan menjadi Rp 74,6 triliun.
Selain itu, pendapatan nonbunga naik 12,6 persen menjadi Rp 30,8 triliun.
Dari sisi fungsi intermediasi perbankan, bank dengan aset terbesar itu telah menyalurkan kredit sebesar Rp 1.590 triliun.
Angka ini meningkat 20,8 persen secara tahunan.
3. BCA
Bank swasta terbesar Tanah Air ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp 41,1 triliun.
Meskipun berada di peringkat ketiga, BCA membukukan pertumbuhan laba bersih paling tinggi, yakni 12,8 persen secara tahunan.
Pertumbuhan laba bersih itu selaras dengan pendapatan perusahaan yang juga tumbuh "double digit".
Tercatat, pendapatan perusahaan tumbuh 10,4 persen secara tahunan menjadi Rp 80,1 triliun.
Pendapatan itu dibentuk oleh pendapatan bunga bersih sebesar Rp 61,1 triliun, tumbuh 9,5 persen secara tahunan.
Kemudian, pendapatan selain bunga sebesar Rp 19 triliun, tumbuh 13,5 persen secara tahunan.
Kinerja positif itu ditopang oleh penyaluran kredit BCA dan entitas anak yang mencapai Rp 877 triliun.
Nilai ini tumbuh 14,5 persen secara tahunan.
4. BNI
Bank dengan kode emiten BBNI ini mencatat laba sebesar Rp 16,3 triliun.
Nilai ini naik 3,5 persen secara tahunan dari Rp 15,8 triliun.
Pertumbuhan laba bersih dibukukan meskipun pendapatan bunga bersih perusahaan menyusut.
Tercatat, pendapatan bunga bersih perusahaan turun dari Rp 31,14 triliun menjadi Rp 29,44 triliun.
Laba bersih BNI utamanya didorong oleh pendapatan operasional lain.
Pada pos ini, BNI membukukan pendapatan sebesar Rp 15,62 triliun, naik dari tahun lalu Rp 13,45 triliun.
Pada saat bersamaan, pembentukan cadangan kerugian BNI menyusut, dari sebelumnya Rp 6,71 triliun menjadi Rp 5,39 triliun.
#bank-bca #bank-bri #laba-bersih #bank-mandiri
http://money.kompas.com/read/2024/10/31/150600326/adu-jumbo-laba-bank-big-four-