Hold Saham ADRO dan ITMG, Bagaimana dengan PTBA?
Prospek saham Adaro (ADRO), Indo Tambang (ITMG), dan Bukit Asam (PTBA) di sektor batu bara. Intip target harga saham ADRO, ITMG, PTBA. - Halaman all
(InvestorID) 31/10/24 13:32 17259444
JAKARTA, investor.id – Produksi batu bara Indonesia melambat 1,3% mom menjadi 69 juta ton pada September 2024. Adapun total produksi secara year to date (ytd) mencapai 616 juta ton atau meningkat 5,6% yoy, yang memenuhi 67% target RKAB. Lantas, bagaimana prospek saham batu bara, seperti PTBA, ADRO, dan ITMG?
Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rizkia Darmawan mengungkapkan, produksi batu bara pada kuartal III-2024 meningkat 5% qoq menjadi 212 juta ton atau sesuai perkiraan. “Curah hujan tinggi yang diperkirakan pada kuartal IV-2024 bisa mengurangi produksi menjadi sekitar 201 juta ton, sejalan dengan tren historis,” tulis dia dalam risetnya.
Di sisi lain, konsumsi domestik relatif stabil atau hanya turun tipis 0,6% mom menjadi 32 juta ton. Namun, secara tahunan (yoy), konsumsi bertumbuh 22,9%. Hal itu mendukung perkiraan pertumbuhan 12% yoy untuk tahun ini yang dipatok Mirae.
Sedangkan ekspor batu bara turun 11,3% mom pada September menjadi 34 juta ton, tetapi naik 5,4% ytd menjadi 308 juta ton. Adapun ekspor pada kuartal III-2024 sebesar 97 juta ton atau meningkat 1,4% yoy, karena permintaan musim dingin dari China dan Asia Utara. “Kami memperkirakan ekspor 2024 tumbuh 3% yoy menjadi 418 juta ton,” ungkap Rizkia.
Sementara itu, rata-rata harga batu bara Newcastle mencapai US$ 134,6/ton ytd, sejalan dengan perkiraan Mirae sebesar US$ 135/ton. “Kami memperkirakan harga batu bara berada di kisaran US$ 120-148/ton pada kuartal IV-2024,” sebut dia.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Dengan berbagai pertimbangan, Mirae mempertahankan pandangan netral untuk sektor batu bara karena tekanan harga. Namun, Mirae tetap memilih PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) karena potensi dividen tunai sebesar Rp 305-380/saham, dengan kemungkinan lebih tinggi jika terdapat dividen dari pemisahan PT Adaro Andalan Indonesia (AAI), perusahaan batu bara termal. RUPS bakal berlangsung pada 18 November.
“Kami akan memperbarui perkiraan setelah laporan laba kuartal III-2024, dengan harapan ADRO dapat mengungguli. Sedangkan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) kemungkinan memenuhi atau sedikit di bawah ekspektasi,” jelas Rizkia.
Mirae merekomendasikan hold saham Adaro (ADRO). Target harga saham ADRO sebesar Rp 3.650. Begitu juga dengan saham Indo Tambang (ITMG), rekomendasinya hold dan target harga Rp 25.500.
Sedangkan saham Bukit Asam (PTBA) direkomendasikan sell. Target harga saham PTBA dipatok sebesar Rp 2.500.
Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #adro #ptba #itmg #adaro #bukit-asam #indo-tambang #mirae-asset-sekuritas #harga-batubara #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/378587/hold-saham-adro-dan-itmg-bagaimana-dengan-ptba