Pendapatan Bluebird Naik 13 Persen Jadi Rp 3,66 Triliun hingga Kuartal III 2024

Pendapatan Bluebird Naik 13 Persen Jadi Rp 3,66 Triliun hingga Kuartal III 2024

PT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan pendapatan sebesar Rp 3,66 triliun, meningkat 13 persen secara tahunan (YoY) hingga kuartal III 2024. Halaman all

(Kompas.com) 31/10/24 16:23 17262464

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan pendapatan sebesar Rp 3,66 triliun, meningkat 13 persen secara tahunan (YoY) hingga kuartal III 2024.

Raihan kinerja ini ditopang pendapatan pada kuartal III 2024 sebesar Rp 1,3 triliun, naik 11 persen secara kuartalan (QoQ) dan 17 persen (YoY).

Direktur Utama Bluebird Adrianto Djokosoetono, mengatakan, pencapaian yang diraih menunjukkan konsistensi Bluebird dalam menjaga pertumbuhan bisnis.

DOK. PT BLUE BIRD TBK Ilustrasi taksi Blue Bird, Bluebird.

"Dengan fokus pada inovasi layanan dan ekspansi yang relevan dengan kebutuhan konsumen, kami yakin dapat terus memberikan solusi mobilitas yang relevan dan inklusif guna memberikan layanan yang nyaman dan mendukung keberlanjutan," kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (31/10/2024).

Perseroan mencatatkan laba sebesar Rp 442 miliar dengan pertumbuhan 20 persen (YoY). Pada basis kuartalan (QoQ), laba juga menunjukkan peningkatan signifikan, yakni Rp 176 miliar, naik 69 persen dibandingkan kuartal III 2023 dan 18 persen dibandingkan kuartal II 2024.

Pertumbuhan ini sejalan dengan peningkatan kinerja di seluruh segmen bisnis. Layanan taksi mencatat pertumbuhan 11 persen secara (YoY).

Pertumbuhan tersebut didukung oleh pertumbuhan pengguna aplikasi MyBluebird yang melonjak lebih dari empat kali lipat sejak 2020, mendukung transformasi digital perusahaan.

Selain Jakarta, kota-kota operasional seperti Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya juga menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Foto: KOMPAS.com/Adityo Wisnu Toyota Prius PHEV milik perusahaan taksi Blue Bird

Sementara itu segmen rental, shuttle, dan layanan lainnya meningkat 20,7 persen (YoY).

Pada kuartal III 2024, aktivitas bisnis Bluebird ditandai oleh ekspansi dan diversifikasi layanan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat. Layanan Bluebird, Goldenbird, dan Cititrans hadir di Balikpapan dan Samarinda seiring dengan meningkatnya kebutuhan mobilitas di kawasan sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN).

Perseroan juga melakukan diversifikasi bisnis pada layanan taksi yang menawarkan reservasi layanan sewa berbasis jam (hourly) untuk taksi.

Selain itu, perseroan juga memperkuat identitas sebagai brand Ikonik Indonesia melalui kampanye TrueBlue dan TrueBlue-Sky. Kampanye ini berisikan komitmen dan fokus Bluebird pada layanan sesuai Standar Nyaman Indonesia (SNI) dan mendukung keberlanjutan.

Bluebird secara konsisten memberikan update fitur aplikasi MyBluebird, di mana pelanggan dapat melihat kontribusi langsung dalam mengurangi emisi karbon.

Sebagai pionir mobilitas berkelanjutan, sejak 2018 Bluebird berhasil mengurangi lebih dari 188.000 ton emisi karbon hingga kuartal III 2024.

Komitmen Bluebird lebih dari penerapan armada ramah lingkungan, perseroan membangun ekosistem mobilitas berkelanjutan untuk mendukung operasional lebih dari 3.500 armada ramah lingkungan berbasis EV dan CNG.

Hasil ini juga membawa saham perseroan masuk ke indeks ESGQ 45 IDX KEHATI dan ESG SL IDX KEHATI, indeks saham berbasis ESG sejak Juni 2024.

#blue-bird #bluebird #taksi #mybluebird

https://money.kompas.com/read/2024/10/31/162308726/pendapatan-bluebird-naik-13-persen-jadi-rp-366-triliun-hingga-kuartal-iii-2024