Hingga September, Penjualan dan Pendapatan APLN Turun 29,1 Persen
Hal ini karena tahun lalu terdapat pendapatan yang tidak berulang senilai Rp 1,30 triliun dari hasil penjualan Neo Soho. Halaman all
(Kompas.com) 31/10/24 22:03 17278148
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatatkan penurunan penjualan dan pendapatan usaha sebesar 29,1 persen menjadi Rp 2,78 triliun sepanjang Januari-September 2024.
Hal ini karena tahun lalu terdapat pendapatan yang tidak berulang senilai Rp 1,30 triliun dari hasil penjualan Neo Soho.
Penjualan Neo Soho juga memengaruhi angka pengakuan penjualan APLN di mana sampai September 2023 mencapai Rp 2,85 triliun, sementara periode sama tahun ini sebesar Rp 1,64 triliun.
Pada periode sembilan bulan pertama 2024 ini perusahaan mencatat laba komprehensif Rp 64,64 miliar, dibandingkan Rp 1,35 triliun kuartal yang sama tahun 2023, di mana sebesar Rp 1,30 triliun berasal dari hasil penjualan Neo Soho.
Tren positif berhasil diraih APLN dari dua segmen bisnis utamanya yaitu, penjualan properti serta bisnis perhotelan dan pusat perbelanjaan yang menjadi sumber pendapatan berulang
perusahaan.
Adapun marketing sales sampai September 2024 mencapai Rp 1,37 triliun melonjak 46,5 persen dibandingkan periode sama 2023 sebesar Rp 933,30 miliar.
Sementara pendapatan berulang tumbuh 6,6 persen dari Rp1,07 triliun sampai September 2023 menjadi Rp 1,14 triliun dalam periode yang sama tahun ini.
Berkat kinerja operasional yang positif dan menurunnya beban biaya pinjaman, menjadikan cash flow perusahaan semakin kokoh.
Sampai September 2024, dana kas dan setara kas perusahaan mencapai Rp 1,06 triliun, meningkat hampir Rp 400 miliar dibandingkan periode sama tahun 2023.
Corporate Secretary APLN Justini Omas menjelaskan, peningkatan kinerja perusahaan di seluruh lini bisnis menunjukkan kemampuan APLN dalam mengoptimalkan peluang bisnis dan mengkreasikan peluang-peluang baru dari berbagai segmen usaha.
Perusahaan berhasil meningkatkan marketing sales properti pada saat tingkat suku bunga perbankan masih tinggi dengan mengoptimalkan fasilitas KPR dari berbagai bank nasional.
"Sejalan dengan upaya pemerintah yang akan lebih fokus ke sektor perumahan, APLN juga akan terus membangun dan mempercepat serah terima properti kepada para konsumen kami di berbagai kota,” jelas Justini Omas melalui keterangan resmi di Jakarta, Kamis (31/10/2024).
Saat ini berbagai proyek properti APLN yang menyasar semua segmen konsumen yang berada di berbagai kota seperti Jakarta, Bogor, Karawang, Bandung, Bali, Balikpapan, Batam, dan Medan.
Justini menambahkan, memasuki kuartal IV perusahaan optimis akan mampu menjaga momentum pertumbuhan bisnis dari segmen utamanya.
Termasuk dari segmen perhotelan dan pusat perbelanjaan yang selalu menghasilkan kinerja impresif dengan datangnya Natal dan musim liburan akhir tahun.
“Komitmen kami adalah menghadirkan layanan dan pengalaman terbaik bagi setiap konsumen. Itulah sebabnya tren kunjungan konsumen di hotel dan pusat perbelanjaan yang dimiliki dan dikelola APLN terus meningkat setiap tahun pasca pandemi Covid 19 berakhir,” tuntas Justini.
#penjualan #pengembang-properti #agung-podomoro-land #pt-agung-podomoro-land-tbk-apln