Skincare Organik Lebih Ramah Kehidupan Laut, Kenapa?
Tidak hanya menawarkan manfaat bagi kulit, skincare organik ternyata juga memberikan dampak positif bagi ekosistem laut.
(Kompas.com) 31/10/24 21:57 17278150
KOMPAS.com - Produk perawatan kulit atau skincare organik belakangan kian populer.
Terbuat dari tumbuhan, biji-bijian, dan bahan alami lainnya, produk perawatan organik disebut lebih gentle pada kulit dan minim risiko iritasi atau alergi.
- 5 Keunggulan Pembalut Organik, Wanita Wajib Tahu!
- Skincare Organik, Manfaat, Kerugian, dan Hal yang Perlu Diperhatikan
Namun, selain itu, tidak hanya menawarkan manfaat bagi kulit, skincare organik ternyata juga memberikan dampak positif bagi ekosistem laut.
"Produk organik sifatnya marine friendly dan eco friendly, karena dia melindungi laut" ujar staf sales skincare organik Ullo, Nia dalam Cosmetic Day 2024 di Gedung Kementrian Perindustrian RI, Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2024).
Ia menambahkan, hal itu karena skincare organik memberikan dampak negatif minimal pada kehidupan laut, seperti ikan dan terumbu karang.
Misalnya, tidak mengandung bahan kimia dan parfum.
Sedangkan pada produk skincare konvensional, kandungan zat kimia dan parfum masih banyak terkandung di dalamnya, sehingga dapat meracuni hewan dan tumbuhan laut jika digunakan atau produk terbuang ke sana.
Selain kandungan, kemasan produk juga dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan laut.
Kemasan skincare konvensional yabg umumnya terbuat dari plastik dapat berakhir di perairan.
Jenis kemasan ini sulit terurai, sehingga akan pecah menjadi mikroplastik yang kemudian akan dikonsumsi oleh hewan-hewan laut.
Sementara sebagian besar merek skincare organik sudah menerapkan kemasan biodegradable dan dapat didaur ulang demi berkontribusi mengurangi pencemaran.
“Kemasan yang terbuat dari alumunium bisa di recycle, sehingga kalau sudah habis bisa dikirim ke pabrik untuk diisi ulang,” ucap Nia.
#produk-organik #produk-kosmetik #produk-skincare #skincare-organik