IHSG Menguat, Lima Saham Kompak Menyentuh Batas ARA
IHSG hari ini ditutup menguat 0,06% berkat sentimen dalam negeri. Lima saham kompak menyentuh batas ARA, salah satunya GPSO - Halaman all
(InvestorID) 31/10/24 16:23 17291493
JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 4,16 poin (0,06%) ke level 7.574,01 pada penutupan perdagangan Kamis (31/10/2024). IHSG hari ini akhiri pelemahan yang terjadi dalam enam hari beruntun berkat sentimen dalam negeri. Lima saham kompak menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA), salah satunya GPSO.
Sebanyak 294 saham terpantau naik, 285 saham turun, dan 208 saham stagnan. Adapun total nilai transaksi di bursa hari ini mencapai Rp 13,14 triliun. Volume perdagangan sebanyak 21,32 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 1.386.506 kali.
Mayoritas sektor saham menguat pada penutupan pasar hari ini. Penguatan terbesar terjadi di sektor kesehatan 2,1%. Diikuti penguatan di sektor energi 1,3%, sektor teknologi 0,6%, sektor perindustrian 0,5%, dan sektor properti 0,4%.
Sedangkan pelemahan terjadi di sektor infrastruktur 0,1% dan sektor barang baku 0,1%.
Sementara itu, saat IHSG hari ini meningkat, indeks saham Asia mayoritas malah melemah. Hang Seng (Hong Kong) turun 0,3% dan Nikkei (Jepang) jatuh 0,5%. Sedangkan Shanghai (China) naik 0,4%. sementara Straits Times (Singapura) libur.
Saat IHSG hari ini ditutup menghijau, lima saham kompak menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA) dan teratas dalam daftar top gainers. Sebab, melonjak hingga 34%.
SahamARA
Kelima saham ARA tersebut adalah PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) melonjak 34,2% menjadi Rp 204, PT Sekar Laut Tbk (SKLT) melesat 34,1% menjadi Rp 228 dan PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melejit 34% menjadi Rp 193.
Diikuti saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) meningkat 24,7% menjadi Rp 6.075 dan PT Jakarta International Hotels Tbk (JIHD) naik 24,5% menjadi Rp 760.
Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan IHSG hari ini menghijau adalah sentimen dalam negeri yang berasal dari rilis laporan keuangan emiten. “IHSG hari ini mendapatkan booster dari rilis laporan keuangan emiten sehingga perhatian pasar mulai beralih pada musim laporan kinerja emiten,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Kamis.
Hal ini, lanjut Pilarmas, ditambah lagi data dari Bloomberg bahwa investor asing semakin berinvestasi pada obligasi negara Indonesia dimana Surat berharga negara (SBN) Indonesia kembali mencatatkan net inflow pada Oktober 2024, atau selama enam bulan berturut-turut, sekaligus menjadi pembelian terpanjang sejak 2017.
“Hal ini dampak dari sinyal disiplin fiskal pada pemerintah Presiden Prabowo Subianto dan Inflasi yang terkendali, sehingga memberikan dampak minat investor asing berinvestasi di dalam negeri,” tambah Pilarmas.
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #ihsg #ihsg-hari-ini #indeks-harga-saham-gabungan #top-gainers #saham-ara #gpso #sektor-kesehatan #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/378630/ihsg-menguatlima-saham-kompak-menyentuh-batas-ara