Pendapatan Emiten Travel Haji dan Umrah HAJJ Naik 116,01 Persen hingga September 2024
PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ), emiten bidang penyedia jasa perjalanan haji dan umrah, melaporkan pendapatan sebesar Rp 677,89 miliar. Halaman all
(Kompas.com) 31/10/24 22:40 17294676
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ), emiten bidang penyedia jasa perjalanan haji dan umrah, melaporkan pendapatan sebesar Rp 677,89 miliar hingga kuartal III 2024. Angka ini naik 116,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kontribusi dari segmen hotel mencapai 88,70 persen dari total pendapatan, memperlihatkan fokus strategis perseroan pada segmen ini karena margin profitabilitas yang lebih tinggi.
"Kinerja perseroan pada sembilan bulan tahun 2024 menunjukkan pertumbuhan yang kuat, khususnya pada segmen hotel. Kami terus memperkuat fokus pada segmen ini karena menawarkan margin yang lebih tinggi dibandingkan segmen lainnya," jelas Saipul Bahri, Direktur Utama PT Arsy Buana Travelindo Tbk dalam keterangan tertulis, Kamis (31/10/2024).
PIXABAY/ADLI WAHID Ilustrasi haji, ibadah haji.Selanjutnya, laba kotor per 30 September 2024 tercatat sebesar Rp 45,44 miliar, naik 31,9 persen dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 34,44 miliar.
Peningkatan ini turut mendongkrak laba sebelum pajak perseroan menjadi Rp 23,99 miliar per 30 September 2024, naik 9,2 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 21,97 miliar.
Namun, laba bersih perseroan terkoreksi 2,5 persen menjadi Rp 16,70 miliar per 30 September 2024, dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 17,13 miliar.
“Selama sembilan bulan pertama tahun ini, kami mencatat kenaikan yang signifikan dalam jumlah jamaah umrah dan peningkatan pendapatan dari sektor pengelolaan kamar hotel yang berhasil menarik lebih banyak jamaah,” kata Agung Prabowo, Direktur Keuangan HAJJ.
Dari sisi neraca keuangan, total aset perseroan per 30 September 2024 tercatat sebesar Rp 281,82 miliar, meningkat 48,8 persen dibandingkan dengan total aset pada 31 Desember 2023 yang sebesar Rp 189,39 miliar.
Di sisi lain, liabilitas tercatat sebesar Rp 118,47 miliar per 30 September 2024, mengalami peningkatan dari Rp 42,73 miliar pada akhir tahun 2023. Ekuitas per 30 September 2024 mencapai Rp 163,35 miliar dari Rp 146,65 miliar pada akhir Desember 2023.
“Kerja sama strategis antara PT Arsy Buana Travelindo Tbk melalui anak perusahaan kami, ABT Hospitality, dengan BPKH Limited dalam pengelolaan hotel di Mekkah dan Madinah, serta berbagai inisiatif strategis lainnya, akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis perseroan di masa depan,” pungkas Saipul.