Emiten Grup Bakrie Buka-bukaan Lapkeu, Hasilnya Ternyata Begini

Emiten Grup Bakrie Buka-bukaan Lapkeu, Hasilnya Ternyata Begini

Emiten Grup Bakrie, Energi Mega Persada (ENRG) merilis kinerja keuangan kuartal III. Laba ENRG naik segini. - Halaman all

(InvestorID) 01/11/24 07:50 17303445

JAKARTA, investor.id - Emiten migas Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) atau EMP merilis lapora keuangan (lapkeu) untuk periode yang berakhir  pada 30 September 2024.

Energi Mega Persada mengumumkan bahwa perseroan membukukan kinerja keuangan dan produksi yang semakin membaik pada 9 bulan pertama di 2024 bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu.

Kinerja penjualan, EBITDA, dan laba bersih pada 9 bulan pertama di 2024 mengalami peningkatan dari kinerja pada periode yang sama di tahun lalu.

Emiten Grup Bakrie ini membukukan penjualan neto US$ 319,66 juta pada 9 bulan 2024, naik 8% dari periode yang sama tahun lalu di posisi US$ 296,39 juta.

EBITDA Energi Mega Persada US$ 180,53 juta hingga akhir kuartal III-2024, loncat 3% dari US$ 174,70 juta pada Januari-September 2023.

Sedangkan laba bersih ENRG sebesar US$ 51,27 juta pada 9 bulan 2024, meningkat 12% dari US$ 45,69 juta di periode yang sama tahun 2023.

Dua Alasan

Wakil Direktur Utama & CFO Energi Mega Persada, Edoardus Ardianto mengatakan, ada dua alasan utama yang menyebabkan kinerja keuangan yang semakin membaik. Pertama, produksi minyak meningkat sebesar 22% dari periode yang sama tahun lalu. Dan kedua, rata - rata harga jual minyak dan gas perusahaan mengalami sedikit kenaikan dari periode yang sama tahun lalu.

“Adapun untuk produksi gas EMP tetap konsisten di level sekitar 230-240 juta kaki kubik gas per harinya,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Jumat (1/11/2024).

Direktur Utama & CEO dari ENRG Syailendra S Bakrie menambahkan, keberhasilan pihaknya dalam mengakuisisi aset minyak KKS Siak (Siak) dan KKS Kampar (Kampar) memiliki andil besar terhadap kenaikan produksi minyak perusahaan.

“Transaksi pembelian 90% kepemilikan atas masing-masing aset Siak dan Kampar tersebut telah kami selesaikan di akhir Maret 2024 lalu. Saat ini, kedua aset minyak yang berlokasi di Riau, Sumatera tersebut memproduksikan sekitar 2.500 barel minyak per hari dan memiliki cadangan minyak terbukti dan terukur (cadangan 2P) sebesar 5,1 juta barel minyak,” paparnya.

Syailendra menjelaskan lebih lanjut, emiten Grup Bakrie ini juga berharap akuisisi atas aset gas KKS Sengkang (Sengkang) di Sulawesi Selatan yang baru saja diselesaikan dapat meningkatkan kinerja produksi perusahaan pada Q4 2024 nanti.

“Setelah penyelesaian akuisisi atas 51% kepemilikan aset gas Sengkang di minggu lalu, kini Sengkang dimiliki 100% oleh EMP melalui beberapa anak usahanya. Saat ini Sengkang memproduksikan sekitar 40 juta kaki kubik gas per hari dan memiliki 380 milyar kaki kubik cadangan gas terbukti dan terukur,” pungkasnya.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #energi-mega #enrg #energi-mega-persada #grup-bakrie #saham-enrg #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/378713/emiten-grup-bakrie-bukabukaan-lapkeu-hasilnya-ternyata-begini