Permintaan Rumah Seken di Denpasar Konsisten, Paling Banyak Sewa
Sepanjang 2024, permintaan untuk rumah yang disewa di Denpasar tercatat signifikan. Halaman all
(Kompas.com) 01/11/24 10:30 17307922
KOMPAS.com - Permintaan rumah seken di Makassar menunjukkan pertumbuhan cukup konsisten dari tiga kota yang mengalami kenaikan harga tertinggi berdasarkan data Rumah123 Flash Report edisi Oktober 2024.
Selain Denpasar, Makassar dan Surakarta/Solo merupakan kota yang mengalami pertumbuhan tertinggi dalam hal harga rumah seken dari total 13 kota.
"Dari segi permintaan di antara tiga kota tersebut, sejak Januari 2024 lalu, Denpasar merupakan kota yang menunjukkan pertumbuhan cukup konsisten, meski pada September mengalami perlambatan," ujar Head of Research Rumah123, Marisa Jaya dikutip dari laman resmi pada Kamis (31/10/2024).
Secara year to date, Januari-September 2024, permintaan rumah seken yang dijual di Denpasar tumbuh 24,8 persen, Makassar 19,7 persen, dan Solo turun 23,9 persen.
Sementara Solo menunjukkan tren permintaan yang cukup fluktuatif dibandingkan Denpasar dan Makassar.
Misalnya, pada Maret hingga April 2024 terjadi lonjakan permintaan di Solo hingga dua kali lipat, kemudian kembali mengalami penurunan pada bulan-bulan selanjutnya.
Denpasar cukup konsisten mengalami pertumbuhan, meski pada bulan-bulan tertentu mengalami perlambatan, seperti pada Mei sempat menurun sebesar 17 persen.
Sementara Makassar mengalami lonjakan permintaan pada Juli 2024 sebesar 55,4 persen kemudian kembali melambat pada Agustus dan September.
Jika dibandingkan dari sisi permintaan rumah yang dijual dan disewa sepanjang 2024, permintaan untuk rumah yang disewa di Denpasar dan Makassar tercatat signifikan.
Di Denpasar, proporsi orang yang ingin menyewa rumah seken sebesar 58,7 persen, sementara Makassar 56,9 persen.
Hal ini cenderung berbeda karakter di Solo, di mana sepanjang tahun ini masih didominasi oleh orang yang berminat pada rumah yang dijual, yaitu sebesar 63,7 persen.
Permintaan berdasarkan harga rumah
Denpasar menunjukkan preferensi berdasarkan harga yang cukup berbeda dibandingkan dua kota lainnya.
Denpasar sangat diminati para pencari properti segmen kelas menengah dan menengah atas, dengan preferensi untuk rumah dengan segmen harga Rp 1 miliar-Rp 3 miliar sebesar 45,2 persen.
Sementara Solo dan Makassar segmen harga yang lebih diminati adalah di rentang Rp 400 juta-Rp 1 miliar. Di Solo sebesar 31,9 persen dan Makassar 42,3 persen.
Pada segmen rumah di atas Rp 5 miliar, proporsi yang cukup besar dialami oleh Solo (12,3%) dan Denpasar (11,4%). Sementara Makassar 8,2 persen.
Di Denpasar, pada segmen menengah-bawah yakni di rentang harga Rp 400 juta hanya mencatatkan 2,7 persen proporsi permintaan. Sementara Makassar 22,2 persen dan Solo mencapai 26,2 persen.