Dorong Swasembada Ekonomi Desa, BSI Kembangkan Sentra UMKM Peternakan Bebek Petelur di Deli Serdang
BSi dan BSI Maslahat luncurkan program Sentra UMKM BSI Peternakan Bebek Petelur di Deli Serdang, Sumatera Utara. Ini manfaatnya. Halaman all
(Kompas.com) 01/11/24 11:00 17317480
DELI SERDANG, KOMPAS.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama Bangun Sejahtera Indonesia Maslahat (BSI Maslahat) meluncurkan program Sentra UMKM BSI Peternakan Bebek Petelur di Deli Serdang, Sumatera Utara.
Program ini bertujuan untuk mengembangkan usaha peternakan bebek di bawah naungan Kelompok Ternak Tuntungan Berkah Farm, berlokasi di Desa Tuntungan, Kecamatan Pancur Batu.
“Kami ingin mendorong keberlanjutan ekonomi lokal melalui program yang melibatkan masyarakat desa. Bantuan ini menjadi bagian dari keberkahan nasabah BSI, di mana keuntungan yang diperoleh bank dapat disalurkan melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat,” ujar Andi Oky, Perwakilan ISE PT Bank Syariah Indonesia Tbk Medan, dalam sambutannya, dikutip dari siaran pers, Kamis (31/10/2024).
Program ini menyediakan dukungan berupa modal usaha, kandang, serta sarana dan prasarana dengan total bantuan senilai Rp 1.012.500.000. Sebanyak 30 kepala keluarga atau 90 jiwa dari Desa Tuntungan I dan II yang memenuhi syarat sebagai mustahik menjadi penerima manfaat dari program ini.
Selain itu, dalam acara peluncuran, BSI dan BSI Maslahat juga menyalurkan santunan kepada yatim dan dhuafa di wilayah tersebut.
Sejak awal program pada Mei 2024, kelompok Tuntungan Berkah Farm berhasil memulai budidaya 4.000 ekor bebek. Dalam tiga bulan terakhir, peternakan ini telah memproduksi 92.868 telur dengan omzet mencapai Rp 171,4 juta.
Kenaikan produksi ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan peternak, yang sejauh ini telah bertambah sebesar 31 persen, atau dari rata-rata Rp 1.773.833 per bulan menjadi Rp 2.315.500 per bulan.
Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Deli Serdang, H. Khoirum Rijal, memberikan apresiasi atas inisiatif ini.
“Kami sangat mendukung langkah BSI dan BSI Maslahat dalam memberdayakan UMKM dengan pendekatan keberlanjutan. Program ini tidak hanya membantu ekonomi lokal tetapi juga berperan dalam pemberdayaan masyarakat kurang mampu,” kata Khoirum.
Sebagai informasi, Program Pemberdayaan UMKM BSI ini merupakan bagian dari inisiatif BSI untuk memperkuat sektor UMKM di Indonesia dengan pendekatan yang berbasis zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Program ini mengusung pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung UMKM lokal.
BSI dan BSI Maslahat berharap melalui kolaborasi ini, masyarakat dapat lebih mandiri dalam pengelolaan ekonomi, khususnya di sektor peternakan yang memiliki potensi pasar tinggi di wilayah tersebut.