IHSG Tumbang, Tiga Saham Malah Melesat Tembus ARA

IHSG Tumbang, Tiga Saham Malah Melesat Tembus ARA

IHSG hari ini ditutup tumbang sebesar 0,91%, dihajar bejibun sentimen negatif. Tiga saham malah melesat tembus ARA, salah satunya GPSO - Halaman all

(InvestorID) 01/11/24 16:11 17330337

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) tumbang sebesar 68,76 poin (0,91%) ke level 7.505,2 pada penutupan perdagangan Jumat (1/11/2024). IHSG hari ini membalikan penguatan yang terjadi kemarin karena dihajar bejibun sentimen negatif, baik eksternal maupun dalam negeri. Meski demikian, tiga saham malah melesat sampai menembus batas Auto Rejection Atas (ARA), salah satunya GPSO.

Sebanyak 189 saham terpantau naik, 423 saham turun, dan 175 saham stagnan. Adapun total nilai transaksi di bursa hari ini mencapai Rp 10,42 triliun. Volume perdagangan sebanyak 19,75 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 1.178.501 kali.

Hampir seluruh sektor saham ambrol pada penutupan pasar hari ini. Pelemahan terdalam terjadi di sektor transportasi 2,6%. Diikuti pelemahan di sektor kesehatan 2,4%, sektor barang konsumsi primer 2,4%, sektor barang baku 1,7%, dan sektor infrastruktur 0,9%.

Sedangkan penguatan hanya terjadi di sektor teknologi sebesar 0,05%.

Sementara itu, saat IHSG hari ini ambles, indeks saham Asia mayoritas melemah. Nikkei (Jepang) ambles 2,6%, Shanghai (China) turun 0,2%, dan Straits Times (Singapura) melemah 0,1%. Sedangkan Hang Seng (Hong Kong) melesat 0,9%. 

Saat IHSG hari ini ditutup memerah, tiga saham malah melesat sampai menembus batas Auto Rejection Atas (ARA) dan teratas dalam daftar top gainers. Sebab harganya melonjak hingga 34%.

Saham ARA

Ketiga saham ARA tersebut adalah PT Eratex Djaja Tbk (ERTX) melonjak 34,8% menjadi Rp 120, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melejit 34,7% menjadi Rp 260, dan PT Jakarta International Hotels Tbk (JIHD) meningkat 25% menjadi Rp 950. 

Selain ketiga saham ARA tersebut, ada dua saham yang masuk top gainers, yaitu PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE) menguat 25,5% menjadi Rp 172 dan PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS) naik 17% menjadi Rp 172.

Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan IHSG hari ini babak belur dihajar bejibun sentimen negatif, baik dari eksternal maupun dalam negeri. Dari eksternal, pasar yang tampaknya berhati-hati menunggu kejelasan lanjutan mengenai kondisi ekonomi makro dan hasil pemilu Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS).

Di dalam negeri, Pilarmas mengatakan, tekanan datang dari indeks manufaktur Indonesia yang masih berada di zona kontraksi. S&P Global mencatat bahwa PMI Manufaktur Indonesia pada bulan Oktober berada di angka 49,2, sama seperti bulan sebelumnya, yang mengindikasikan aktivitas manufaktur yang stagnan.

“Kondisi ini dapat berdampak pada pemutusan hubungan kerja sebagai upaya efisiensi di sektor industri, yang pada akhirnya akan menurunkan daya beli masyarakat dan mempengaruhi perekonomian nasional,” jelas Pilarmas dalam risetnya, Jumat.

Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #ihsg #ihsg-hari-ini #indeks-harga-saham-gabungan #top-gainers #saham-ara #ertx #indeks-saham-asia #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/378773/ihsg-tumbang-tiga-saham-malah-melesat-tembus-ara