Semen Baturaja Cetak Pendapatan Rp 1,4 Triliun, EBITDA Rp 256 Miliar

Semen Baturaja Cetak Pendapatan Rp 1,4 Triliun, EBITDA Rp 256 Miliar

PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) raih pendapatan Rp 1,4 triliun, laba Rp 35,6 miliar, dan EBITDA sebesar 256,8 miliar hingga kuartal III-2024. - Halaman all

(InvestorID) 01/11/24 22:32 17351199

JAKARTA, Investor.id - PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), anak usaha PT Semen Indonesia Tbk (SIG/SMGR), mencatatkan peningkatan volume penjualan semen sebanyak 1,54 juta ton hingga kuartal III-2024 di tengah  kondisi yang menantang. Pada periode ini, perseroan meraih pendapatan Rp 1,4 triliun dengan laba tahun berjalan Rp35,6 miliar dan EBITDA sebesar 256,8 miliar.

Di sisi lain, penurunan penjualan semen terutama terjadi di segmen semen kantong, yang mengalami tekanan akibat situasi ekonomi yang mempengaruhi daya beli konsumen.

Vice President of Corporate Secretary SMBR Hari Liandu mengungkapkan, pencapaian penjualan ini merupakan hasil dari upaya perusahaan dalam memperkuat jaringan distribusi, peningkatkan operational excellence, dan fokus pada kebutuhan pasar di wilayah Sumbagsel dan sekitarnya.

“Kami tetap optimistis dan berkomitmen menjaga kinerja yang solid meskipun berada di tengah tantangan pasar yang kompetitif, serta terus memperkuat sinergi dengan SIG sebagai induk usaha,” ujar dia dalam keterangan pers, Jumat (1/11/2024).

Sementara itu, pada 7 Juni 2024, Pefindo menaikkan peringkat utang SMBR menjadi idA dari sebelumnya idA+ dengan outlook stabil, mencerminkan posisi pasar yang kuat dan profil keuangan yang konservatif.

Saat ini, SMBR berperan aktif dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia dengan memasok semen untuk berbagai proyek, termasuk pembangunan tol Jambi Seksi 4 dan PLTU Lahat, serta sejumlah proyek konstruksi lainnya yang vital bagi pengembangan ekonomi daerah.

Dalam aspek keberlanjutan, SMBR terus berinovasi dengan meningkatkan thermal substitution rate (TSR) melalui pemanfaatan bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan, termasuk penggunaan tanaman kaliandra merah sebagai biomassa. Tanaman ini direncanakan sebagai bahan bakar alternatif untuk meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi dampak lingkungan dari proses produksi semen.

“Saat ini, SMBR telah menanam 972 tanaman kaliandra merah, dengan target mencapai 1.500 tanaman hingga akhir tahun, yang berpotensi menyerap hingga 75,93 ton CO₂ dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pengurangan emisi karbon,” ungkap Hari.

Dia mengatakan, SMBR optimistis dapat menutup tahun ini dengan kinerja positif melalui fokus pada penguatan fundamental kinerja dan ketangguhan menghadapi tantangan.

“Kami yakin, dengan terus meningkatkan efisiensi operasional dan menjalin sinergi yang kuat, kami dapat melewati berbagai tantangan dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan,” pungkas dia.

Editor: Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #pt-semen-baturaja-tbk-smbr #pendapatan #laba-tahun-berjalan #ebitda #kuartal-iii-2024 #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/378823/semen-baturaja-cetak-pendapatan-rp-14-triliun-ebitda-rp-256-miliar