Menteri Rosan Targetkan Realisasi Investasi Rp 1.884 Triliun pada 2025 Halaman all
Indonesia menargetkan investasi sebesar 120 miliar dollar AS atau atau sekitar Rp 1.884 triliun (asumsi kurs Rp 15.757 per dollar AS) pada 2025. Halaman all
(Kompas.com) 02/11/24 10:52 17353003
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengatakan, Indonesia menargetkan investasi sebesar 120 miliar dollar AS atau atau sekitar Rp 1.884 triliun (asumsi kurs Rp 15.757 per dollar AS) pada 2025.
Target tersebut diharapkan bisa berasal dari investasi dalam negeri maupun investasi asing.
Rosan menyebutkan, investasi yang diharapkan nantinya akan dialokasikan untuk bidang energi terbarukan.
Kompas.com/Dian Erika Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani saat memberikan keterangan pers usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan para pengusaha tambang di Istana Kepresiden pada Rabu (9/10/2024) sore.
"Dan kami ingin memiliki lebih banyak investasi, terutama dalam energi terbarukan, yang berorientasi pada ekspor," imbuh dia.
Rosan mengungkapkan, potensi energi baru dan terbarukan dan energi bersih saat ini sekitar 3.700 gigawatt yang sebagian besar berasal dari panel surya, energi surya, energi hidro, biomassa dan panas bumi.
Secara umum, potensi cadangan panas bumi yang dimiliki Indonesia merupakan yang terbesar kedua di dunia.
"Jadi pasti kami ingin mendorong energi bersih itu, terutama di panas bumi. Jadi kita dapat memenuhi komitmen kita pada tahun 2060 untuk memiliki emisi karbon nol bersih," ungkap Rosan.
"Jadi kami memiliki potensi yang besar, tetapi dari potensi ini kami ingin menerjemahkan ke dalam implementasi. Kita tidak bisa melakukannya sendiri, dan pastinya kita perlu bekerjasama," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Rosan juga menyebut Presiden Prabowo Subianto sebagai "Presiden Kebijakan Luar Negeri."
Sehingga ia menjamin Indonesia akan lebih terbuka terhadap investasi.
"Jadi pasti kita akan menjadi negara yang lebih terbuka, terutama dengan Presiden Prabowo, (yang) jika saya bisa bilang, dia adalah "Presiden Kebijakan Luar Negeri"," ujar Rosan.
"Dia sangat aktif bertemu banyak kepala negara di dunia. Karena Indonesia ingin lebih banyak hadir di dunia," tegasnya.
#investasi #investasi-asing #panas-bumi #rosan-roeslani #energi-terbarukan