Kekayaan Donald Trump Menciut Rp 3,8 Triliun Jelang Pilpres AS, Ada Apa?
Saham perusahaan media sosial milik mantan presiden AS Donald Trump anjlok menjelang pemilihan presiden alias Pilpres AS. Halaman all
(Kompas.com) 02/11/24 21:21 17376097
NEW YORK, KOMPAS.com - Saham perusahaan media sosial milik mantan presiden ASDonald Trump anjlok menjelang pemilihan presiden alias Pilpres AS. Ini membuat kekayaan Trump merosot.
Dikutip dari CNN, Sabtu (2/11/2024), saham Trump Media & Technology Group anjlok sekitar 41 persen hanya dalam waktu tiga hari. Sebelumnya, saham Truth Social melonjak selama lima pekan, yang sepenuhnya disebabkan karena prospek Trump kembali terpilih sebagai Presiden AS.
Harga saham induk usaha Truth Social, Trump Media & Technology Group anjlok 14 persen pada Jumat (1/11/2024) waktu setempat setelah jatuh 12 persen pada Kamis (31/10/2024) dan 22 persen pada Rabu (30/10/2024).
REUTERS via BBC INDONESIA Mantan Presiden AS, Donald Trump, dinyatakan bersalah atas 34 dakwaan pemalsuan dokumen bisnis di Pengadilan Pidana Manhattan, Kamis, 30 Mei 2024.Pada hari Jumat, nilai saham Trump anjlok menjadi 3,5 miliar dollar AS atau setara sekitar Rp 5,5 triliun (kurs Rp 15.849 per dollar AS). Itu berarti kekayaan Trump terkoreksi 2,4 miliar dollar AS atau setara sekitar Rp 3,8 triliun sejak hari Selasa (29/10/2024).
Saham Trump Media, yang diperdagangkan dengan kode saham DJT, telah menjadi proksi untuk bagaimana para trader berpikir pemilu presiden AS akan berlangsung.
Pasar prediksi dalam beberapa hari terakhir telah bergerak ke arah memproyeksikan bahwa Wakil Presiden AS Kamala Harris akan memenangkan Pilpres AS.
"Saham meme, yang salah satunya adalah DJT, sangat rentan terhadap pergeseran momentum," kata Steve Sosnick, kepala strategi di Interactive Brokers.
"Lonjakan pasar prediksi minggu lalu merupakan keuntungan bagi DJT. Sebaliknya pergeseran ke arah lain akan merugikan saham," imbuh Sosnick.
Fundamental perusahaan tidak ada hubungannya dengan mengapa saham tersebut diperdagangkan. Trump Media tidak merilis berita utama apa pun yang akan menjelaskan penurunan tajam tersebut.
AP PHOTO/PABLO MARTINEZ MONSIVAIS via DW INDONESIA Donald Trump dalam pemilihan pendahuluan di New Hampshire, AS, 23 Januari 2024."Ingat, saham itu pada dasarnya adalah taruhan pemilihan biner dengan leverage. Jika dia (Trump) menang, maka ada alasan untuk meningkatkan nilainya. Jika ia kalah, perusahaan itu akan kembali menjadi perusahaan yang nyaris tidak menguntungkan dengan pendapatan yang sedikit," papar Sosnick.
Saham Trump Media sangat fluktuatif sepanjang tahun. Namun antara 23 September hingga penutupan perdagangan Selasa lalu, kapitalisasi pasar Trump Media telah meningkat empat kali lipat.
Keuntungan yang sangat besar tersebut mendongkrak kapitalisasi pasar Trump Media menjadi 10,3 miliar dollar AS pada penutupan perdagangan hari Selasa.
Itu berarti perusahaan itu sempat bernilai lebih dari nilai tersirat X, jejaring sosial milik Elon Musk yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.
Padahal faktanya X memiliki sekitar 70 juta pengguna aktif bulanan di AS di iOS dan Android, menurut data Similarweb yang dibagikan dengan CNN. Itu kira-kira 100 kali lipat dari 698.000 pengguna aktif bulanan Truth Social di AS.
Bahkan Threads, pesaing X milik Meta, memiliki sekitar 20 kali lipat basis pengguna Truth Social, menurut Similarweb.
Fundamental Trump Media tetap sangat sederhana untuk perusahaan yang masih bernilai sekitar 6 miliar dollar AS. Sebagai konteks, pemilik CBS Paramount Global, perusahaan yang baru-baru ini dilampaui Trump Media dalam kapitalisasi pasar, telah menghasilkan pendapatan lebih dari 14 miliar dollar AS sepanjang tahun ini.
Namun Trump Media hanya menghasilkan pendapatan 1,6 juta dollar AS tahun ini.
#donald-trump #pilpres-as #presiden-as #truth-social #kekayaan-trump