IPO Daaz Bara Lestari di Rp 880, Mahal Murah?

IPO Daaz Bara Lestari di Rp 880, Mahal Murah?

Daaz Bara Lestari (DAAZ) mantap IPO di harga Rp 880/saham. Terungkap valuasi DAAZ. - Halaman all

(InvestorID) 01/11/24 14:00 17379924

JAKARTA, investor.id - PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) mantap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dengan melepas 300 juta (15,02%) saham ke publik.

Daaz Bara Lestari mematok harga penawaran umum di Rp 880/saham, sehingga nilai keseluruhan IPO ini Rp 264 miliar.

Daaz Group didirikan pada tahun 2009 sebagai perusahaan perdagangan komoditas dan telah berkembang menjadi perusahaan yang terdiversifikasi dengan operasi yang mencakup perdagangan komoditas, perkapalan, dan jasa pertambangan.

Manajemen Daaz Bara Lestari dalam prospektus menjelaskan harga perdana yang ditetapkan perseroan memiliki price earning ratio (PER) sebesar 20,69x untuk periode empat bulan sampai dengan 30 April 2024 dan sebesar 6,90x bila disetahunkan.

“PER perseroan tersebut lebih rendah dari median perusahaan sejenis yaitu sebesar 24,05x untuk periode empat bulan sampai dengan 30 April 2024 dan sebesar 8,02x bila disetahunkan,” papar manajemen DAAZ.

Manajemen menambahkan, DAAZ memiliki price to book value (PBV) sebesar 1,38x untuk periode empat bulan sampai dengan 30 April 2024 dan untuk bila disetahunkan PBV perseroan tersebut sedikit di atas dari median perusahaan sejenis yaitu sebesar 1,07x. Akan tetapi masih jauh di bawah beberapa perusahaan sejenis yang memiliki PBV di atas 4x seperti PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) dan PT Sumber Global Energi Tbk (SGER).

Referensi PER dan PBV perusahaan pada industri sejenis dengan Daaz Bara Lestari (DAAZ) sebagai berikut untuk periode empat bulan yang berakhir pada tanggal 30 April 2024, dan yang disetahunkan:

Masa Penawaran Umum

Masa penawaran umum saham Daaz Bara Lestari (DAAZ)  berlangsung dari 1 November sampai 7 November 2024. Dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) tanggal 11 November 2024.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek adalah Henan Putihrai Sekuritas dan CGS International Sekuritas.

Henan Putihrai juga sebelumnya menjadi salah satu underwriter dalam IPO yang dilakukan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), emiten Prajogo Pangestu.

Pemegang saham Daaz Bara Lestari (DAAZ) saat ini terdiri dari Zainal Abidinsyah sejumlah 20% saham, Irawan Sastrotanojo 15% saham, Erwin Sutanto 15% saham, dan PT Daaz Nusantara Abadi 50% saham. Pengendali perseroan adalah Erwin Sutanto.

Erwin Sutanto sendiri juga merupakan salah satu pengendali dari satu perusahaan terbuka lainnya yaitu PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX).

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #daaz-bara-lestari #daaz #ipo #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/378750/ipo-daaz-bara-lestari-di-rp-880-mahal-murah