Inilah 10 Saham dengan Kerugian Terbesar

Inilah 10 Saham dengan Kerugian Terbesar

Ada 10 saham dengan kerugian terbesar dalam sepekan. Sebab, merugi dari 17% hingga 44% dan masuk daftar top losers - Halaman all

(InvestorID) 02/11/24 20:00 17383482

JAKARTA, investor.id – Ada 10 saham dengan kerugian terbesar dalam sepekan. Sebab, merugi dari 17% hingga 44% dalam sepekan (28 Oktober – 1 November 2024). Saham-saham tersebut juga masuk daftar top losers.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) tercatat sebagai saham paling merugi. Saham BDKR terjungkal sebesar 44,6% dan memimpin top losers selama pekan ini. Harganya ambles menjadi Rp 545 dari Rp 985 pada pekan lalu.

Diikuti, saham PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) terpuruk 37,5% menjadi Rp 230, PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) ambles 26,4% menjadi Rp 197, PT Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk (KLAS) jatuh 23,3% menjadi Rp 210, PT Buana Listya Tama Tbk (BULL) terkoreksi 23,1% menjadi Rp 106, dan PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) terpangkas 21,2% menjadi Rp 795.

Kemudian, penurunan saham PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) jatuh 19,7% menjadi Rp 815 dan PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) tergelincir 19,4% menjadi Rp 195, PT Pulau Subur Tbk (PTPS) turun 17,9% menjadi Rp 87, dan PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) melemah 17,8% menjadi Rp 3.350.

Pada periode yang sama, IHSG anjlok 2,46% ke level 7.505 dari 7.694 pada penutupan pekan lalu.

Kapitalisasi pasar bursa juga jatuh 2,2% menjadi Rp 12.601 triliun dari Rp 12.888 triliun pada pekan lalu.

Penurunan juga terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian Sebesar 5,4% menjadi Rp 11,31 triliun dari Rp 11,96 triliun pada pekan lalu. Rata-rata volume transaksi harian juga ambles 21,39% menjadi 21,47 miliar saham dari 27,3 miliar saham pada pekan sebelumnya.

Tidak hanya itu, rata-rata frekuensi transaksi harian turun sebesar 7,6% menjadi 1,26 juta kali dari 1,37 juta kali pada pekan lalu.

Net Sell Asing

Pada perdagangan Jumat (1/11/2024), investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 114,9 miliar. Hal itu membuat nilai beli asing (net buy) investor asing sepanjang tahun berjalan ini semakin berkurang menjadi Rp 38,2 triliun.

Sementara itu, pemodal berpesta. Sebab, barisan saham ini mencatatkan lompatan dari 28% hingga 152% selama sepekan. Alhasil, saham-saham tersebut menduduki top gainers.

Cuan saham PT Jakarta International Hotels dan Developments Tbk (JIHD) melompat paling tinggi dan memimpin top gainers. Sebab, JIHD melejit 152,6% dan harganya menjadi Rp 6.000 dari Rp 950 pada pekan lalu.

Diikuti saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melonjak 140,7% menjadi Rp 260, PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) meningkat 102,9% menjadi Rp 7.000, PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) meningkat 68,3% menjadi Rp 10.100, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) terkerek 58,8% menjadi Rp 985.

Kemudian, saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) melesat 52,2% menjadi Rp 1.355, PT Sekar Laut Tbk (SKLT) naik 47,9% menjadi Rp 256, PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) melambung 41,7% menjadi Rp 214, PT Eratex Djaja Tbk (ERTX) menguat 30,4% menjadi Rp 120, PT Bank Artha Graha Tbk (INPC) menanjak 28,6% menjadi Rp 157.

Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #top-losers #saham-merugi #bdkr #kapitalisasi-pasar-bei #bei #net-sell-asing #top-gainers #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/378854/inilah-10-saham-dengan-kerugian-terbesar