Monza Vs Milan: Nesta Rasakan Kemarahan, Maldini Dituntut Naik Level

Monza Vs Milan: Nesta Rasakan Kemarahan, Maldini Dituntut Naik Level

Alessandro Nesta merasakan kemarahan usai tim asuhannya Monza kalah dari AC Milan. Nesta juga mendorong Daniel Maldini untuk meningkatkan standar.

(Kompas.com) 03/11/24 07:00 17393602

KOMPAS.com - Alessandro Nesta merasakan kemarahan usai tim asuhannya Monza kalah dari AC Milan. Nesta juga mendorong Daniel Maldini untuk meningkatkan standar.

Partai pekan ke-11 Liga Italia 2024-2025 antara Monza vs Milan di Stadion U-Power alias Brianteo, Sabtu (2/11/2024) atau Minggu (3/11/2024) dini hari WIB tuntas dengan skor 0-1.

Gol semata wayang Tijjani Reijnders (43\') menjadi pembeda di antara dua kubu.

Hasil yang menyesakkan bagi Monza racikan Alessandro Nesta, mengingat mereka sempat merepotkan sang tamu AC Milan pada awal-awal pertandingan.

Seperti diketahui, Monza sempat menggetarkan jala gawang Milan pada menit ketujuh via sepakan Dany Mota.

Namun, gol itu dianulir karena dalam prosesnya, wasit menilai Warren Bondo lebih dahulu melakukan pelanggaran kepada Theo Hernandez.

Pada pekan sebelumnya, ketika kalah 0-2 dari Atalanta, Nesta juga dibuat geram oleh keputusan wasit yang menganulir gol Milan Djuric.

“Kami merasa marah, namun juga bangga dengan para pemain. Kami memiliki dua penampilan hebat melawan Atalanta dan Milan, kami bisa saja mencetak empat gol di babak pertama, kami mencetak satu gol dan dianulir,” kata Nesta kepada Sky Sport Italia.

Nesta terang-terangan menyatakan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit Ermanno Feliciani yang memimpin partai Monza vs Milan.

“Mereka merusak sepak bola dalam pandangan saya, kita harus kembali ke gaya lama dalam memimpin pertandingan. Pelanggaran macam apa itu?"

"Para wasit telah meminta maaf kepada Monza setelah pertandingan melawan Atalanta, namun permintaan maaf tidak akan mencegah kami kehilangan poin,” ucap pria yang semasa bermain pernah memperkuat AC Milan itu.

Setelah gol Dany Mota tak disahkan, Monza kemudian mendapatkan kans emas via Daniel Maldini pada menit ke-16.

Daniel Maldini menyambar operan silang mendatar Pedro Pereira. Gol tak tercipta buat Monza lantaran sepakan putra legenda AC Milan, Paolo Maldini, itu hanya menyamping ke kanan gawang Mike Maignan.

Nesta pun mengomentari momen Maldini melewatkan peluang emas yang berpotensi membawa Monza memimpin.

“Daniel adalah pemain yang sangat berbakat, yang menurut saya perlu menemukan keseimbangan mental yang tepat, untuk memahami seberapa bagus dirinya."

"Ia diberi talenta oleh Tuhan yang tidak dimiliki oleh pemain lain, jadi ia harus terus meningkatkan standar dan memanfaatkannya sebaik mungkin,” tutur Nesta dilansir dari Football Italia.

“Dia sudah berkembang, tetapi saya pikir dia masih bisa lebih baik lagi,” ucap figur yang pernah membantu Milan juara Liga Champions 2003 dan 2007 itu.

#ac-milan #alessandro-nesta #daniel-maldini #monza #monza-vs-milan

https://bola.kompas.com/read/2024/11/03/07002838/monza-vs-milan-nesta-rasakan-kemarahan-maldini-dituntut-naik-level