Pasar Diwarnai Bejibun Sentimen, Begini Strategi Trading ITMG, BBCA dan ADRO
Indo Premier Sekuritas (IPOT) menyebut, pasar akan diwarnai bejibun sentimen direkomendasikan strategi trading ITMG, BBCA, dan ADRO - Halaman all
(InvestorID) 04/11/24 05:20 17439334
JAKARTA,investor.id - Indo Premier Sekuritas (IPOT) menyebut, pasar akan diwarnai bejibun sentimen pada pekan ini. Untuk itu, pemodal direkomendasikan strategi trading ITMG, BBCA dan ADRO.
Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Imam Gunadi mengimbau traders mencermati sejumlah sentimen yang kemungkinan mempengaruhi pasar selama satu pekan kedepan. Pertama, Data PMI Services Amerika Serikat (AS) untuk Oktober 2024. Sebab, pekan ini AS akan merilis data PMI dari sektor jasa baik dari ISM maupun dari S&P Global.
“Jika merujuk pada S&P Global, PMI Services AS diproyeksikan akan naik ke 55,3 di periode sebelumnya di 55,2. Sedangkan jika merujuk pada ISM, PMI Services AS untuk Oktober 2024 diproyeksikan akan turun ke level 53,3 dari periode sebelumnya 54,9,” tulis Imam dalam risetnya, Minggu (3/11/2024).
Kedua, lanjut Imam, Neraca Perdagangan China. Pekan ini China akan merilis data neraca perdagangan untuk bulan Oktober 2024. Data ini merupakan data yang sangat penting karena China merupakan partner dagang utama Indonesia. Jika impor dan ekspor tumbuh, hal ini akan menjadi sentimen positif bagi fundamental ekonomi Indonesia.
Selanjutnya, Imam menyebut suku bunga FFR. Di pekan ini, tepatnya tanggal 8 November 202, The Fed akan mengumumkan kebijakan moneternya dalam mengatur suku bunga FFR. Menilik pada konsensus, suku bunga The Fed atau FFR akan dipangkas sebesar 25 bps ke 4,75%. “Pemangkasan suku bunga ini akan menjadi sentimen positif bagi pasar khususnya domestik, melihat Rupiah yang mulai tertekan kembali dan ekonomi yang melambat,” tambah Imam.
Sentimen selanjutnya adalah pemilu presiden (pilpres) AS. Imam mengatakan, sentimen yang paling dinanti oleh pelaku pasar adalah Pilpres AS antara Donald Trump Vs Kamala Harris. Pasar khususnya domestik atau global akan lebih condong pada Kamala Harris. Harris kemungkinan akan mengadopsi pendekatan lebih multilateral dalam hubungan internasional, termasuk perjanjian perdagangan yang lebih kooperatif.
Menurut Imam, hal itu bisa membantu mengurangi ketegangan global dan memperkuat hubungan dagang dengan negara lain. Sedangkan Trump dikenal dengan pendekatan proteksionisnya, terutama melalui tarif tinggi pada produk China. “Hal itu dapat memicu adanya perang dagang yang berkepanjangan dan pada akhirnya mengakibatkan ekonomi yang semakin melambat," jelas Imam.
Terakhir, Imam mengatakan, sentimen yang berasal dari dalam negeri, yaitu data pertumbuhan ekonomi atau GDP untuk kuartal III-2024. Pertumbuhan di Indonesia diproyeksikan akan melambat ke 5%. Jika data yang rilis sesuai dengan ekspektasi pasar atau lebih besar, maka akan menjadi sentimen positif bagi pasar.
“Namun sebaliknya, jika data GDP lebih rendah dari konsensus atau ekspektasi pasar, maka hal ini dapat menjadi sentimen negatif," jelas Imam.
Berkaca pada sentimen-sentimen di atas, Imam merekomendasikan strategi trading ITMG, BBCA dan ADRO, yaitu:
1. ITMG
- Buy
- Entry 25.500
- TP 26.275
- SL
#berita-terkini #berita-hari-ini #sentimen-ihsg #adro #bbca #itmg #trading-saham #pilpres-as #the-fed #gdp-kuartal-iii-2024 #berita-ekonomi-terkini