Bisikan soal Saham Antam (ANTM)

Bisikan soal Saham Antam (ANTM)

Saham Antam (ANTM) anjlok 5% pada 1 November. Berikut rekomendasi dan target harga ANTM. - Halaman all

(InvestorID) 04/11/24 08:52 17447201

JAKARTA, investor.id - Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam anjlok 5% ke Rp 1.520 per akhir perdagangan Jumat 1 November 2024 pekan lalu. Sebanyak 86,56 juta saham Antam ditransaksikan, frekuensi 16.287 kali, dan nilai transaksi Rp 133,66 miliar.

Saat harga saham ANTM memerah, asing mengambil kesempatan. Di mana asing mencatatkan net buy Rp 6,98 miliar.

Analisis GaleriSaham.com mengungkap bahwa saham Antam (ANTM) terus bergerak turun setelah harganya gagal bertahan di atas support merah solid di 1.585.

"Selama penurunannya tidak mampu kembali dan bertahan di atas support-nya, ANTM masih ada peluang menuju swing low 1.480. Jika kita cermati, area swing low menjadi level support kuat karena terdapat cluster RS+ yang cukup berdekatan," jelas GaleriSaham dalam ulasannya, Senin (4/11/2024) pagi.

"Jika ANTM mencapai dan bertahan di atas area tersebut, saham ini berpeluang mengalami technical rebound dengan target penguatan terdekat di level 1.585," lanjut GaleriSaham.

Trading plan: Swing Trading

1. Speculative buy on weakness di area swing low ±1.480. 2. Sell on strength jika berhasil rebound >5% ataupun mencapai level 1.585. 3. Cutloss jika dalam beberapa hari ke depan saham ini tidak mampu bertahan di atas area swing low-nya.

Laba

Antam (ANTM) membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 2,20 triliun di periode 9M24. Angka laba bersih itu melemah 22% dari Rp 2,84 triliun pada periode yang sama tahun 2023.

Untuk kuartal III-2024 saja, Antam meraih laba bersih Rp 651 miliar. Lebih kecil dari kuartal II-2024 yang sebesar Rp 1,31 triliun.

Per 30 September 2024, laba per saham ANTM Rp 91,60. Menurun dari Rp 118,54 dari periode yang sama tahun 2023.

Sebenarnya penjualan Antam melonjak sekitar 40% ke Rp 43,20 triliun per akhir September tahun ini. Dibandingkan Rp  30,89 triliun di Januari-September 2023.

Tapi beban pokok penjualan juga membengkak 57% ke Rp 39,09 triliun di 9 bulan 2024, dibandingkan Rp 24,80 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #antam #antm #saham-antm #aneka-tambang #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/378960/bisikan-soal-saham-antam-antm