Emiten Sawit STA Resources (STAA) Panen Laba, Punya Proyek Besar
Emiten sawit, PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA) atau STA Resources panen laba. Beberapa proyek besar STAA segera beroperasi. - Halaman all
(InvestorID) 04/11/24 11:36 17454094
JAKARTA, investor.id – Emiten perkebunan dan industri pengolahan kelapa sawit, PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA) atau STA Resources mencatat kinerja positif hingga kuartal III-2024, yang ditopang oleh kenaikan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) sebesar 19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
STA Resources berhasil meningkatkan laba bersih sebesar 68,6% hingga kuartal III-2024 dibandingkan kuartal III-2023. Berdasarkan laporan keuangan, laba bersih STA Resources mencapai Rp 945,9 miliar atau naik dari Rp 561 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun margin perseroan mencapai 21,4%.
Emiten berkode saham STAA tersebut juga membukukan peningkatkan penjualan 15% menjadi Rp 4,4 triliun hingga kuartal III-2024 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Head of Investor Relations STA Resources (STAA), Kevin Wijaya dalam keterangannya, Senin (4/11/2024), mengatakan bahwa peningkatan harga jual produk turunan kelapa sawit mendorong kinerja positif perseroan. EBITDA STAA tumbuh 49,4%, mencapai Rp 1,5 triliun dengan margin 33,7%. Laba bersih kepada pemilik entitas induk (PATMI) melonjak 70,1% yoy menjadi Rp 831 miliar per kuartal III-2024.
Hingga 30 September 2024, total aset STAA meningkat 12,9% menjadi Rp 7,5 triliun dibandingkan akhir 2023 yang sebesar Rp 6,7 triliun. Total ekuitas juga naik dari Rp 4,8 triliun pada akhir 2023 menjadi Rp 5,4 triliun per kuartal III-2024. Liabilitas meningkat dari Rp 1,9 triliun menjadi Rp 2,2 triliun.
Secara operasional, STAA berhasil mencatatkan peningkatan produksi tandan buah segar (TBS) sebesar 2,3% per kuartal III-2024, dengan total produksi 708.870 ton. Pencapaian ini menunjukkan efektivitas strategi operasional perusahaan dalam mengoptimalkan produksi dan menjaga kualitas hasil panen. Selain itu, yield TBS per hektare meningkat sebesar 2,1%, dengan rata-rata yield mencapai 17,8 ton per hektare.
STAA memiliki beberapa proyek besar berupa pembangunan pabrik CPO ke-10 di Kalimantan Tengah yang akan commissioning pada November 2024, sehingga kapasitas PMKS meningkat menjadi 495 ton/jam.
Selain itu, pembangunan refinery di Lubuk Gaung Dumai dengan kapasitas 2.000 ton per hari juga segera berproduksi secara komersial mulai 2025 dan peningkatan kapasitas Kernel Crushing Plant di Tebing Tinggi menjadi 600 ton per hari. “Inisiatif ini mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan nilai tambah bagi pemegang saham,” ujar Kevin.
Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #staa #sta-resources #saham-staa #sumber-tani-agung-resources #laba-staa #emiten-sawit #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/378975/emiten-sawit-sta-resources-staa-panen-laba-punya-proyek-besar