Kawasan Keraton Solo dan Pedestrian Kota Tuntas Dipersolek
Penataan kawasan Keraton Kasunanan Surakarta menelan biaya Rp 31,92 miliar, sementara koridor pedestrian Kota Surakarta sebesar Rp 33,35 miliar. Halaman all
(Kompas.com) 04/11/24 12:30 17455135
KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya telah menyelesaikan Penataan Kawasan Keraton Kasunanan Surakarta dan Koridor Pedestrian Kota Surakarta di Provinsi Jawa Tengah.
Pekerjaan dilakukan melalui Balai Prasarana dan Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah pada tahun 2022 hingga 2024.
Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti mengatakan, infrastruktur penataan kawasan yang telah dibangun perlu mendapatkan dukungan pengelolaan oleh semua pihak terkait, baik dari pemerintah daerah maupun masyarakat.
"Harapannya, infrastruktur yang telah dibangun dan ditata ini dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat, dengan dukungan pengawasan dan pemeliharaan dari pemerintah daerah. Hal ini adalah wujud nyata dari upaya kita dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, budaya, dan pariwisata," ujarnya, dikutip dari laman Kementerian PU, Senin (4/11/2024).
Direktur Bina Penataan Bangunan Cakra Nagara menerangkan, Penataan Kawasan Koridor Pedestrian Surakarta mulai dilaksanakan pada Juni 2022 dengan total anggaran yang bersumber dari APBN sebesar Rp 33,35 miliar.
"Adapun Lingkup Pekerjaannya terbagi menjadi Penataan Koridor Gatot Subroto, Penataan Koridor Ngarsopuro, Penataan Perempatan Titik Simpang Slamet Riyadi-Ngarsopuro-Gatot Subroto (Pasar Pon) dan Penataan Jalan Lingkungan Kemlayan Barat-Timur dan Penataan Jalan Lingkungan Ngarsopuro Barat-Timur," terangnya.
Setelah penataan jalur pedestrian selesai, pekerjaan dilanjutkan dengan Penataan Kawasan Keraton Kasunanan Surakarta pada 2023, dan telah selesai pada 2024. Total anggarannya bersumber dari APBN sebesar Rp 31,92 miliar.
"Total luas area yang dilakukan penataan seluas 139.931 meter persegi, yang terbagi di area alun-alun utara seluas 83.383 meter persegi, dan area alun-alun selatan seluas 56.548 meter persegi," tambah Cakra.
Penataan Kawasan Keraton Kasunanan Surakarta terdiri dari pekerjaan penataan Alun-Alun Utara dan Alun-Alun Selatan berupa jalur pedestrian dan area ruang terbuka hijau rumput, penataan area gladag, kios kuliner, kandang kerbau, pos jaga, serta toilet.
Kepala BPPW Jawa Tengah Kuswara menambahkan, pekerjaan Penataan Kawasan Koridor Pedestrian Surakarta dan Keraton Kasunanan Surakarta diharapkan dapat meningkatkan pariwisata, ekonomi, dan seni budaya. Terlebih, pada beberapa titik kawasan telah ditambahkan berbagai elemen estetika.
Di Perempatan Pasar Pon misalnya, telah ditambahkan berbagai penanda dan elemen estetika, serta penataan fasad pertokoan.
Kemudian, pada Koridor Ngarsopuro dan Pasar Triwindu dilakukan perbaikan jalur pedestrian, street furniture, dan landscaping.
"Dibangun pula ruang pertunjukan pelataran Pasar Triwindu yang dilengkapi dengan fasilitas lighting, sehingga dapat menjadi ruang ekspresi seni budaya bagi masyarakat," jelas Kuswara.
Sementara untuk Koridor Gatot Subroto, selain dilakukan perbaikan jalur pedestrian dan street furniture, juga dilengkapi pula dengan seni mural serta penataan papan nama dan akses menuju pertokoan.
"Kemudian, untuk Kampung Kemlayan dilakukan juga penambahan pergola dan instalasi seni, serta perbaikan pada area toilet umum untuk menambah kenyamanan masyarakat dan pengunjung," pungkasnya.