Tujuh Saham Terbang Berjemaah hingga ARA Saat IHSG Kembali Terperosok
IHSG hari ini ditutup kembali terperosok 0,34%, melemah dua hari beruntun tertekan aksi jual asing. Tujuh saham terbang berjemaah hingga ARA - Halaman all
(InvestorID) 04/11/24 16:30 17465178
JAKARTA, investor.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali terperosok sebesar 25,75 poin (0,34%) ke level 7.479,5 pada penutupan perdagangan Senin (4/11/2024). IHSG hari ini melanjutkan pelemahan dua hari beruntun karena tertekan aksi jual investor asing. Namun, tujuh saham terbang berjemaah hingga menembus batas Auto Rejection Atas (ARA), salah satunya DART.
Sebanyak 169 saham terpantau naik, 444 saham turun, dan 173 saham stagnan. Adapun total nilai transaksi di bursa hari ini mencapai Rp 11,04 triliun. Volume perdagangan sebanyak 23,25 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 1.516.834 kali.
Seluruh sektor saham rontok pada penutupan pasar hari ini. Pelemahan terdalam terjadi di sektor transportasi 2,1%. Diikuti pelemahan di sektor barang konsumsi non primer 1,5%, sektor barang baku 1,5%, sektor properti 1,3%, dan sektor infrastruktur 1,3%.
Sementara itu, saat IHSG hari ini ambles lagi, indeks saham Asia justru menguat. Shanghai (China) melonjak 1,1%, Straits Times (Singapura) meningkat 0,6%, dan Hang Seng (Hong Kong) naik 0,3%. Sedangkan Nikkei (Jepang) libur.
Saat IHSG hari ini ditutup kembali loyo, tujuh saham terbang berjemaah hingga menembus batas Auto Rejection Atas (ARA) dan teratas dalam daftar top gainers. Sebab, melonjak hingga 34%.
Saham ARA
Ketujuh saham ARA tersebut adalah PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) melonjak 34,9% menjadi Rp 228, PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) melejit 34,7% menjadi Rp 163, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) meningkat 24,8% menjadi Rp 1.230, dan PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) menguat 24,8% menjadi Rp 980
Diikuti saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) naik 24,7% menjadi Rp 1.690, PT NFC Indonesia Tbk (NCFX) menguat 24,7% menjadi Rp 1.465, dan PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) 24,5% menjadi Rp 406.
Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan IHSG hari ini melemah dipicu sentimen dari dalam negeri, yaitu aksi jual investor asing.
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) periode 28 – 31 Oktober dimana aliran modal asing keluar atau capital outflow dari Indonesia senilai Rp4,86 triliun terdiri dari jual neto sebesar Rp2,53 triliun di pasar saham, jual neto sebesar Rp3,95 triliun di pasar SBN, dan beli neto sebesar Rp1,63 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
“Sehingga ini akan memberikan premi risiko investasi akan meningkat. Pasar berharap BI dan Pemerintah terus menjaga sinergi dalam mendukung ketahanan ekonomi dalam negeri,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Senin (4/11/2024).
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #ihsg #ihsg-hari-ini #indeks-harga-saham-gabungan #top-gainers #saham-ara #dart #indeks-saham-asia #berita-ekonomi-terkini