BNI Genjot Penerapan ESG di Semua Lini, dari Green Bond hingga Inklusivitas Karyawan
BNI kian serius menerapkan prinsip ESG. Dengan green bond Rp 5 triliun dan target NZE 2028, BNI siap wujudkan bisnis berkelanjutan.
(WE Finance) 05/11/24 06:06 17487589
Warta Ekonomi, Jakarta -PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI semakin serius dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, & Governance (ESG) di setiap lini bisnisnya. Komitmen ini mencakup penyusunan strategi dan kerangka pelaksanaan ESG secara holistik untuk menjaga keberlanjutan bisnis di masa depan.
Menurut Analis Trimegah Sekuritas, Jonathan Gunawan, BNI menunjukkan komitmen kuat dalam menyelaraskan operasionalnya dengan prinsip ESG. “Subkomite ESG di BNI bertugas melakukan evaluasi dan pemantauan terhadap implementasi keuangan berkelanjutan, termasuk tren dan strategi ESG. Sejak 2023, BNI telah menerapkan kerangka kerja dan roadmap ESG sebagai panduan,” kata Jonathan.
Pada aspek lingkungan, BNI mengadopsi kerangka kerja Task Force on Climate Related Financial Disclosure (TCFD) untuk memitigasi risiko iklim. Bank yang memiliki aset di atas seribu triliun ini menargetkan net zero emission (NZE) di operasional pada 2028 dan mendukung target NZE nasional pada 2060.
Sebagai langkah konkret, BNI telah menerbitkan obligasi hijau (green bond) senilai Rp 5 triliun pada 21 Juni 2022. Obligasi ini terdiri dari dua seri: seri A berjangka waktu 3 tahun sebesar Rp 4 triliun dan seri B berjangka waktu 5 tahun sebesar Rp 1 triliun. Dana dari green bond digunakan untuk membiayai proyek-proyek berkelanjutan, termasuk transportasi ramah lingkungan, bangunan hijau, energi terbarukan, dan pengelolaan limbah.
Dalam aspek sosial, BNI fokus pada peningkatan kapabilitas karyawan serta melibatkan mereka dalam implementasi ESG. Perlindungan data dan keamanan keuangan nasabah juga menjadi perhatian utama BNI.
Dari sisi tata kelola, BNI mengutamakan inklusivitas dan keberagaman. Dari total 11 komisaris, 6 adalah komisaris independen, sementara di level direksi, 2 dari 12 direksi adalah wanita. Proporsi karyawan wanita di BNI mencapai 52%, dengan 31% di level manajemen puncak.
Upaya ini mencerminkan komitmen BNI dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, mendorong pemberdayaan perempuan, dan mewujudkan keberlanjutan dalam industri keuangan yang selama ini masih didominasi laki-laki.