Bursa Asia Menguat, IHSG Segera Ikut Melonjak?
IHSG akankah ikut melonjak naik setelah mengalami penurunan beberapa hari ke belakang? Bursa Asia lainnya sudah menunjukkan optimisme!
(WE Finance) 05/11/24 06:25 17488191
Warta Ekonomi, Jakarta -Bursa Asia mengalami penguatan pada penutupan perdagangan di Senin (4/11/2024). Hal ini terjadi berkat tumbuhnya optimisme investor menjelang keputusan ekonomi China dan Pemilu Amerika Serikat (AS).
Dilansir Selasa (5/11), investor menantikan hasil sejumlah momen penting yang akan terjadi pada pekan ini. Sejumlah hal tersebut mulai dari rapat kebijakan moneter Federal Reserve AS serta sidang parlemen China yang akan membahas kebijakan fiskal yang mungkin diumumkan di Jumat.
Data perdagangan Oktober dari China, yang akan dirilis Kamis, juga dinantikan investor setelah angka ekspor dan impor negara tersebut mengalami penurunan di bulan September.
Beberapa agenda besar tersebut diprediksi mempengaruhi sentimen pasar, khususnya bursa di Asia. Adapun kinerja indeks utama Asia pada Senin:
- Kospi (Korea Selatan): Naik 1,83% ke 2.588,97, mengakhiri penurunan tiga hari sebelumnya.
- Kosdaq: Meningkat 3,43% dan ditutup di 754,08.
- Hang Seng (Hong Kong): Menguat tipis 0,27%.
- CSI 300 (China Daratan): Naik 1,41% dan berakhir di 3.944,76.
- S&P/ASX 200 (Australia): Bertambah 0,56% ke level 8.164,6.
- Taiwan Weighted Index: Menguat 0,81% dan ditutup di 22.965,39.
Pasar saham Jepang tutup pada hari Senin. Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,34% ke level 7.479,50 pada penutupan perdagangan Senin (4/11/2024). Optimisme investor diharapkan akan turut hadir dalam IHSG.
Adapun kenaikan harga minyak turut menjadi faktor pendukung pasar saham Asia. Harga minyak WTI naik 1,42% menjadi US$70,47 per barel, sementara Brent naik 1,37% ke US$74,10 per barel setelah OPEC+ memutuskan untuk menunda peningkatan produksi hingga Desember.
https://wartaekonomi.co.id/read548553/bursa-asia-menguat-ihsg-segera-ikut-melonjak