Investor Berebut Saham Adaro (ADRO), Nilai Transaksi Jauh di Atas yang Lain

Investor Berebut Saham Adaro (ADRO), Nilai Transaksi Jauh di Atas yang Lain

Saham Adaro (ADRO) melonjak di sesi I hari ini. Nilai transaksi ADRO juga terbesar. - Halaman all

(InvestorID) 05/11/24 09:50 17496346

JAKARTA, investor.id - Saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) lagi jadi primadona pada sesi I perdagangan 5 November 2024 ini.

Di sekitar pukul 09.41 WIB, saham Adaro dialiri deras duit investor. Nilai transaksi saham ini sudah mencapai Rp 766 miliar dengan 184,7 juta saham ditransaksikan. Nilai transaksi tersebut tertinggi di sesi I sejauh ini, melampaui nilai transaksi saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).

Harga saham Adaro (ADRO) pun melonjak 8.91% ke Rp 4.280 tembus rekor tertingginya sepanjang masa.

Saham Adaro (ADRO) diserbu usai perseroan merilis koreksi pemanggilan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang rencananya digelar pada 18 November 2024 mendatang.

Adapun sebagaimana disebutkan pada pemanggilan RUPSLB sebelumnya, mata acara RUPSLB ADRO pada 18 November 2024 ada dua. Pertama, persetujuan penggunaan sebagian saldo laba perseroan untuk dibagikan sebagai tambahan dividen tunai final. Kedua, perubahan nama perseroan.

Dividen

Dalam koreksi pemanggilan RUPLSB yang disampaikan pada 4 November 2024, dijelaskan secara lebih rinci mengenai kedua mata acara rapat tersebut.

Untuk mata acara pertama, direksi Adaro Energy (ADRO) menyebutkan besaran maksimal dividen final tambahan.

Direksi Adaro menyebutkan, perseroan bermaksud untuk mengusulkan kepada para pemegang saham perseroan untuk menyetujui penggunaan sebagian dari saldo laba perseroan per tanggal 31 Desember 2023 yang akan dibagikan sebagai tambahan dividen tunai final dalam jumlah sebesar-besarnya sampai dengan US$ 2,629 miliar atau sekitar Rp 41,4 triliun (dengan asumsi kurs Jisdor per 4 November Rp 15.751/USD).

Sebagaimana diketahui, Adaro Energy merencanakan pembagian tambahan dividen tunai final agar para pemegang saham perseroan, atas pilihannya sendiri, dapat berpartisipasi dalam pembelian saham PT Adaro Andalan Indonesia (AAI) melalui pelaksanaan penawaran umum oleh pemegang saham (PUPS).

Sebagai informasi berdasarkan laporan keuangan per tanggal 31 Desember 2023, Adaro membukukan saldo laba belum dicadangkan sebesar US$ 5,15 miliar. Sedangkan kas dan setara kas, per 30 September 2024, sejumlah US$ 3,2 miliar.

Sementara itu, jika diasumsikan total tambahan dividen final Rp 41,4 triliun (berdasarkan kurs Jisdor per 4 November 2024) dan jumlah saham beredar Adaro sebanyak 30.758.665.900 saham, maka besaran dividen per sahamnya sekitar Rp 1.346/saham.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #adaro #adro #saham-adro #adaro-energy-indonesia #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/379099/investor-berebutsaham-adaro-adro-nilai-transaksi-jauh-di-atas-yang-lain