Adu Jumbo Laba Bank Digital di Sembilan Bulan Pertama 2024

Adu Jumbo Laba Bank Digital di Sembilan Bulan Pertama 2024

Bank digital yang beroperasi di Tanah Air telah mencetak laba pada periode sembilan bulan pertama tahun 2024. Halaman all

(Kompas.com) 05/11/24 15:12 17522072

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank digital yang beroperasi di Tanah Air telah mencetak laba pada periode sembilan bulan pertama tahun 2024.

Sebagian bank digital mencatatkan pertumbuhan laba yang signifikan, namun terdapat juga bank digital yang justru labanya tergerus.

Lantas, bank digital mana yang mencatatkan laba bersih paling besar hingga September 2024?

SHUTTERSTOCK/ANTON_AV Ilustrasi bank.

Berdasarkan hasil rangkuman dari perusahaan yang telah mengumumkan laporan keuangan kuartal III-2024, posisi pucuk bank digital dengan laba bersih paling besar ditempati oleh PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI).

Tercatat bank yang terafiliasi oleh CT Corp itu membukukan laba bersih sebesar Rp 302,59 miliar hingga September 2024.

Meskipun paling tinggi, laba bersih Allo Bank sebenarnya turun 10,69 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 338,82 miliar.

Allo Bank sebenarnya mencatatkan kenaikan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) dan pendapatan berbasis komisi (fee based income/FBI), masing-masing menjadi Rp 818,69 miliar Rp 14,70 miliar.

Koreksi laba bersih Allo Bank utamanya disebabkan oleh tidak adanya lagi keuntungan dari penjualan efek, serta membengkaknya beban penyisihan cadangan kerugian perusahaan menjadi Rp 165,73 miliar.

Posisi kedua bank digital dengan laba bersih tertinggi ditempati oleh PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) dengan perolehan laba bersih sebesar Rp 152,26 miliar.

Laba bersih Bank Amar tercatat naik 20,37 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang senilai Rp 126,49 miliar.

SHUTTERSTOCK/OSELOTE Ilustrasi layanan digital. Pemerintah percepat integrasi layanan digital nasional. Layanan digital di Indonesia.

Pertumbuhan itu selaras dengan pendapatan operasional perusahaan yang naik menjadi Rp1,18 triliun, didorong oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 30,39 persen dan pendapatan non bunga sebesar 18,31 persen.

Mengekor Bank Amar ialah PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI), dengan perolehan laba bersih sebesar Rp 107,13 miliar pada hingga September 2024.

Perolehan laba bersih bank digital besutan Kredivo itu tumbuh 9,54 persen secara tahunan, dari tahun lalu sebesar Rp 97,8 miliar.

Pertumbuhan itu selaras dengan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) perusahaan yang melesat 149,4 persen secara tahunan menjadi Rp 677,94 miliar.

Adapun daftar perolehan laba bersih bank digital hingga September 2024, diurutkan dari paling besar adalah sebagai berikut.

  1. Allo Bank: Rp 302,59 miliar (turun 10,69 persen)
  2. Ammar Bank: Rp152,26 miliar (naik 20,37 persen)
  3. Krom Bank: Rp 107,13 miliar (naik 9,54 persen)
  4. Bank Jago: Rp 85,84 miliar (naik 70,67 persen)
  5. BCA Digital: Rp 72,13 miliar (naik 532,7 persen)
  6. Bank Raya: Rp 33,9 miliar (naik 130,9 miliar)
  7. Bank Neo Commerce: Rp 4,06 miliar.

Sebagai informasi, masih terdapat bank digital yang belum mengumumkan hasil kinerja keuangan kuartal III-2024, sehingga tidak masuk dalam rangkuman artikel ini.

#bank-digital #bank-amar #allo-bank #krom-bank

https://money.kompas.com/read/2024/11/05/151243726/adu-jumbo-laba-bank-digital-di-sembilan-bulan-pertama-2024