Produksi Migas Pertamina Hulu Energi Capai 1,04 Juta Barrel Per Hari

Produksi Migas Pertamina Hulu Energi Capai 1,04 Juta Barrel Per Hari

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatatkan produksi minyak dan gas bumi (migas) sebesar 1,04 juta barrel setara minyak per hari (MBOEPD). Halaman all

(Kompas.com) 05/11/24 20:41 17525387

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatatkan produksi minyak dan gas bumi (migas) sebesar 1,04 juta barrel setara minyak per hari (MBOEPD) hingga kuartal III-2024.

Terdiri dari produksi minyak sebesar 554.000 barrel minyak per hari (bph) dan produksi gas 2,84 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD).

Direktur Utama PHE Chalid Said Salim mengatakan, kinerja produksi tersebut tak terlepas dari implementasi teknologi yang diterapkan, seperti multi stage fracturing, simple surfactant flood, artificial intelligence untuk program reaktivasi sumur.

"Kami bersyukur dengan seluruh pencapaian tersebut, kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pemangku kepentingan yang senantiasa mendukung kegiatan operasional perusahaan sehingga dapat berjalan dengan lancar," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (5/11/2024).

Hingga kuartal III-2024, Subholding Upstream Pertamina itu pun telah menyelesaikan kerja pengeboran 13 sumur eksplorasi, 585 sumur pengembangan, 769 sumur workover, dan 26.928 well service.

Beberapa capaian itu meningkat dibandingkan periode sama di tahun 2023, seperti pengeboran sumur eksplorasi meningkat 38,5 persen, dan sumur workover meningkat 21,7 persen.

Selain itu, PHE juga mencatatkan survei Seismik 2D sepanjang 739 kilometer (km) dan 3D sepanjang 2.322 kilometer persegi (km2) pada akhir September 2024.

Chalid mengatakan, perusahaan akan terus berupaya menggali potensi dari berbagai aspek untuk mengenjot produksi.

SHUTTERSTOCK/IURII Ilustrasi lokasi produksi minyak dan gas (migas).
Dari kegiatan pengeboran eksplorasi yang dilakukan, PHE berhasil menemukan sumberdaya migas big fish yakni Astrea-1 yang berada di wilayah Rokan Hilir sebesar 40 juta barrel setara minyak (MMBOE).

Sementara realisasi tambahan sumberdaya 2C (contingent resources) hingga kuartal III-2024 tercatat sebesar 312 juta barel setara minyak (MMBOE).

Tambahan sumberdaya 2C tersebut terdiri dari minyak sebesar 128 juta barel minyak (MMBO) dan gas 1.067 miliar standar kaki kubik (BSCF).

Hingga akhir September 2024, PHE juga telah menemukan cadangan migas terbukti (P1) sebesar 186 juta barel setara minyak (MMBOE). Temuan ini mencakup cadangan minyak sebesar 89 juta barel minyak (MMBO) serta cadangan gas sebesar 560 miliar standar kaki kubik (BSCF).

Dalam mendukung energi bersih, PHE melakukan injeksi CO2 melalui teknologi CO2-EOR sebagai bagian dari Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS), yang baru-baru ini dilakukan di Lapangan Sukowati.

"Implementasi teknologi CCUS diharapkan dapat mendukung pencapaian target tersebut dengan secara efektif menyimpan CO2 dan mengurangi polusi atmosfer," kata Chalid.

PHE juga berupaya menaikkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dari tahapan perencanaan, proses pengadaan, hingga kontrak berakhir. Adapun realisasi TKDN PHE hingga kuartal III-2024 mencapai 62,94 persen.

Selain itu, perusahaan juga berupaya meningkatkan performa aspek kesehatan, keselamatan dan keamanan serta lindung lingkungan (K3LL) atau HSSE.

"Per kuartal III-2024, capaian jumlah jam kerja 24.026.502 dengan total jam kerja selamat di angka 18,6 juta," tutupnya.

#gas-bumi #cadangan-minyak #pertamina-hulu-energi #produksi-minyak

https://money.kompas.com/read/2024/11/05/204100326/produksi-migas-pertamina-hulu-energi-capai-1-04-juta-barrel-per-hari-