Belanja Barang Branded di Butik atau Bazar Preloved, Mana Lebih Diminati?
Belanja barang branded di butik dan di bazar preloved, keduanya sama-sama diminati. Namun, tentu saja keduanya menawarkan pengalaman berbeda.
(Kompas.com) 05/11/24 20:21 17526614
JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagian orang lebih memilih untuk belanja barang-barang branded langsung pada butiknya.
Namun, sebagian lainnya lebih memilih untuk membeli barang branded dalam bazar preloved. Hal ini biasanya dilakukan demi mendapatkan harga yang lebih miring dan mencari koleksi yang lebih beragam dari berbagai merek.
Lantas, sebenarnya mana yang lebih diminati para pencinta barang branded?
Founder Irresistible Bazaar dan IRRESSAVENUE Marisa Tumbuan menjawab, keduanya sama-sama diminati. Hanya saja, keduanya target pelanggan yang bereda dan memberikan pengalaman berbelanja yang berbeda pula pada para pembelinya.
“Jadi sebetulnya tergantung kebutuhan atau keperluan dari pembelinya ya. Kami sebagai penjual barang branded preloved juga enggak akan memaksa untuk beli di sini saja, tapi sesuaikan dengan keinginannya,” ujar Marisa kepada Kompas.com saat ditemui di Irresistible Bazaar, Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Ia menyebutkan, membeli barang branded di butik bisa memberikan kepuasan tersendiri.
Tak cuma itu, ketika berbelanja langsung di butik, pembeli juga bisa mendapatkan beberapa keuntungan yang ditawarkan oleh merek tersebut.
“Sensasi ketika beli tas branded yang baru menyenangkan, karena bisa masuk ke VIP list, lalu diundang ke acara- acara merek tersebut,” ungkapnya.
Marisa menambahkan, stok yang dimiliki di butik, juga jauh lebih bervariasi dari segi warna dan ukuran.
Dengan demikian, pembeli lebih punya banyak pilihan sebelum membeli. Akan tetapi, dari segi harga, keduanya tetap memiliki perbedaan harga yang signifikan.
Biasanya harga di butik jauh lebih tinggi, sebab barang yang dijual masih baru.
“Kemudian pembeli juga mendapatkan service yang nyaman di dalam toko. Stok warnanya juga pasti lebih bervariasi kalau di butik,” jelas Marisa.
Sementara itu, membeli barang branded di toko barang preloved tidak selengkap koleksi yang di butik.
Namun para pembeli bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau.
“Sedangkan kalau di bazar barang branded preloved, untuk variasi warna terbatas karena barang yang ada itu dari titipan pemilik awal,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengungkap bahwa para kolektor tas juga gemar mencari-cari barang branded langka di toko barang branded preloved.
Sebab, macam-macam jenis barang dari berbagai brand bisa ditemukan sekaligus di satu toko saja.
Barang-barang yang masuk toko barang branded preloved pun kondisinya masih 80% lengkap dan bagus.
“Tetapi kalau pembeli ingin cari koleksi tas-tas langka atau vintage yang di butik sudah tidak ada dan tidak produksi lagi, maka bisa ke bazar barang branded preloved,” tambah dia.