The Fed Bahas Pemangkasan Suku Bunga di Tengah Bayang-bayang Pemilu AS

The Fed Bahas Pemangkasan Suku Bunga di Tengah Bayang-bayang Pemilu AS

The Federal Reserve (The Fed) diperkirakan akan kembali memangkas suku bunga pekan ini. - Halaman all

(InvestorID) 05/11/24 23:29 17536693

WASHINGTON, investor.id – The Federal Reserve (The Fed) diperkirakan akan kembali memangkas suku bunga pekan ini, di tengah bayang-bayang pemilihan umum Amerika Serikat (pemilu AS). Sementara itu, penghitungan suara sedang berlangsung dalam salah satu pemilu AS yang paling ketat dalam beberapa dekade terakhir.

Jajak pendapat menunjukkan Wakil Presiden AS dari Partai Demokrat Kamala Harris dan mantan presiden dari Partai Republik Donald Trump bersaing ketat menjelang Hari Pemilihan pada Selasa (5/11/2024).

Pertemuan suku bunga dua hari The Fed akan dimulai pada Rabu (6/11/2024). Pihaknya diperkirakan akan menghasilkan keputusan pemangkasan suku bunga seperempat poin persentase atau 25 basis poin (bps) pada hari berikutnya.

AS tetap menjadi titik terang dalam ekonomi global tahun ini, dengan inflasi turun mendekati target 2% The Fed. Sementara itu, pertumbuhan tetap kuat dan pasar tenaga kerja tetap tangguh secara mengejutkan meskipun ada tanda-tanda pendinginan baru-baru ini.

Dengan latar belakang ini, para trader berjangka yakin bank sentral AS tersebut akan mengumumkan pemangkasan suku bunga lagi. Ada kemungkinan lebih dari sekitar 99% pada Jumat (8/11/2024) bank sentral akan bergerak sebesar seperempat poin persentase, menurut data dari CME Group.

Banyak analis setuju dengan ekspektasi pasar akan pemangkasan sebesar 25 bps, yang akan menurunkan suku bunga pinjaman utama The Fed ke kisaran target antara 4,50% dan 4,75% atau tiga perempat poin persentase di bawah levelnya pada awal September 2024.

"Saya pikir Fed mungkin akan memangkas suku bunga sebesar 25 bps," ucap Jill Cetina, profesor eksekutif keuangan di Universitas Texas A&M sekaligus mantan wakil presiden pengawasan di The Fed Dallas seperti dikutip AFP, Selasa.

"Kami terus berharap FOMC akan menurunkan suku bunga dana federal sebesar 25 bps pada pertemuannya di November dan Desember," tulis para ekonom di Goldman Sachs dalam sebuah catatan kepada klien yang diterbitkan Jumat, mengacu pada Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang menetapkan suku bunga.

Independensi The Fed

Bank sentral AS memiliki mandat ganda dari Kongres untuk bertindak secara independen guna menjaga inflasi pada level 2% dalam jangka panjang. Selain itu, tingkat pengangguran harus dipertahankan pada tingkat terendah yang berkelanjutan.

Berdasarkan pembagian kerja ini, The Fed menangani kebijakan moneter terutama dengan menaikkan dan menurunkan suku bunga acuannya untuk meningkatkan atau memangkas permintaan dalam perekonomian. Sementara Kongres dan Gedung Putih menangani masalah fiskal dengan menyesuaikan kebijakan pajak dan pengeluaran.

Selama masa kampanye, Trump telah mengulangi kritiknya di masa lalu terhadap Gubernur The Fed Jerome Powell yang pertama kali ditunjuknya untuk menjalankan bank sentral AS. Trump mengindikasikan dirinya ingin memiliki suara terkait pengambilan kebijakan suku bunga AS.

Sebaliknya, Harris mengatakan dirinya tidak akan pernah mencampuri keputusan The Fed.

Namun, mengingat setiap perubahan pada independensi The Fed memerlukan persetujuan Kongres, kecil kemungkinan kemenangan Trump akan menyebabkan perubahan signifikan pada cara bank sentral AS saat ini beroperasi.

Meningkatnya Biaya Pinjaman

Peminjaman pemerintah AS melonjak selama pandemi Covid-19 dan defisit tetap tinggi selama empat tahun masa jabatan Joe Biden. Angkanya mencapai level tertinggi ketiga yang pernah tercatat pada tahun fiskal 2024, menurut data Departemen Keuangan AS.

Baik Harris maupun Trump menjalankan kebijakan yang menurut analis independen akan meningkatkan defisit. Hal ini dapat memaksa The Fed untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi daripada yang seharusnya dalam jangka panjang untuk mengimbangi pinjaman yang lebih tinggi.

Sejak keputusan The Fed pada September 2024 untuk memangkas suku bunga sebesar 50 bps, telah terjadi kenaikan tajam dalam imbal hasil (yield) pada obligasi pemerintah AS alias US Treasury tenor dua dan 10 tahun yang populer, yang sangat dipengaruhi oleh ekspektasi suku bunga.

Kenaikan baru-baru ini telah mendorong kenaikan biaya pinjaman bagi konsumen dan bisnis. Suku bunga rata-rata pada hipotek tetap 30 tahun yang populer mendekati 7% dalam beberapa minggu terakhir, menurut data dari Freddie Mac.

Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #the-fed #the-federal-reserve #jerome-powell #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/international/379200/the-fed-bahas-pemangkasan-suku-bunga-di-tengah-bayangbayang-pemilu-as