Pengamat Menilai "Undecided Voters" jadi Kunci Menangkan Pilkada Jakarta
Survei Litbang Kompas menunjukkan elektabilitas RK-Suswono dan Pramono-Rano Karno tak terpaut jauh. Besarnya jumlah undecided voters jadi kunci. Halaman all
(Kompas.com) 05/11/24 22:39 17538193
JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin menyebut Ridwan Kamil-Suswono masih memiliki peluang untuk menang Pilkada DKI Jakarta jika bisa merangkul undecided voters.
Berdasarkan survei Litbang Kompas terbaru, elektabilitas Ridwan Kamil (34,6 persen), disalip oleh Pramono Anung-Rano Karno (38,3 persen).
Namun, masih ada undecided votes yang jumlahnya masih besar di ibu kota, yakni 23,8 persen.
Ujang melihat Pilkada Jakarta 2024 akan berlangsung dengan ketat antara Ridwan Kamil dan Pramono Anung.
”Memang (hasil survei Litbang Kompas) masih dalam rentang margin of error dan masih banyak undecided voters-nya ada sebanyak 23,8 persen,” ujar Ujang kepada wartawan, Selasa (5/11/2024).
"Jadi, seandainya undecided voters itu bisa diambil oleh Ridwan Kamil-Suswono, ya masih bisa punya peluang unggul,” sambungnya.
Menurut Ujang, peta politik di Jakarta masih sangat dinamis.
Sehingga, kata dia, belum bisa dipastikan siapa yang akan memenangkan Pilkada Jakarta.
”Jadi, saat ini masih bisa saling mengalahkan, bisa saling mengungguli antar dua kandidat tersebut (Ridwan Kamil-Suswono dan Pramono Anung-Rano Karno). Saya melihat ya memang masih terus dinamis dan masih terus bergerak menjelang pencoblosan nanti,” kata Ujang.
Maka dari itu, Ujang meyakini hasil survei di Pilkada Jakarta masih bisa berubah.
Dia menilai, para calon gubernur dan wakil gubernur di Jakarta masih punya kesempatan yang sama untuk mempertebal dukungan dan elektabilitas mereka masing-masing.
“Tentu elektabilitas ini terus bergerak, akan mengalami perubahan hingga menjelang akhir pencoblosan, masih ada kurang lebih 22 hari ke depan, tentu dinamika survei masih terus akan berjalan,” imbuhnya.
Elektabilitas pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno, bersaing ketat dengan paslon nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono, menurut hasil survei Litbang Kompas periode 20-25 Oktober 2024.
Menurut survei tersebut, elektabilitas Pramono-Rano berada di angka 38,3 persen. Sedangkan Ridwan Kamil-Suswono meraih 34,6 persen.
Sementara, tingkat keterpilihan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana, sebesar 3,3 persen.
"Ridwan Kamil-Suswono 34,6 persen, Dharma Pongrekun-Kun Wardana 3,3 persen, Pramono Anung-Rano Karno 38,3 persen," demikian hasil survei Litbang Kompas, dikutip Kompas.com, Selasa (5/11/2024).
Survei juga memperlihatkan responden yang tidak menjawab atau belum memutuskan sebesar 23,8 persen.
Adapun unggulnya Pramono-Rano dalam survei elektabilitas ini tidak bersifat absolut. Sebab, margin of error survei lebih kurang 3,46 persen.
#survei-litbang-kompas-pilkada-jakarta #survei-litbang-kompas-pilkada-jakarta-2024 #elektabilitas-pilkada-jakarta #hasil-survei-pilkada-jakarta #survei-litbang-kompas-pilkada-jakarta