Polisi belum menemukan indikasi pembunuhan dalam tewasnya EO (25) dan AS (2 bulan) di kontrakan Pondok Petir, Bojongsari, Kota Depok.

(Kompas.com) 05/11/24 21:33 17544321

DEPOK, KOMPAS.com - Kasat Reskrim Polres Depok Kompol Suardi Jumaing menyampaikan, pihaknya belum menemukan indikasi pembunuhan dalam tewasnya EO (25) dan AS (2 bulan) di kontrakan Pondok Petir, Bojongsari, Kota Depok.

“(Indikasi pembunuhan) itu belum kami temukan, itu yang belum kami temukan,” kata Suardi kepada Kompas.com, Selasa (5/11/2024).

Hal ini setelah meninjau penyelidikan sejauh ini, termasuk dari 22 saksi yang telah diperiksa polisi.

Lalu, pada isi ponsel korban juga tidak ada temuan yang janggal atau petunjuk yang dapat membantu polisi menemukan penyebab kematian ibu dan anak itu.

“Tidak ada yang mengarah, ya percakapan biasa saja. Menyampaikan kalau komunikasi suaminya itu sudah sampai di tempat kerjanya, kemudian korban sempat berkomunikasi dengan orangtuanya dan saudaranya yang ada di kampung,” ujar Suardi.

Tak hanya itu, polisi juga tidak menemukan perselisihan yang terjadi antara korban dan suaminya atau dengan teman korban.

Oleh karena itu, Suardi berujar, hasil otopsi kedua korban menjadi andalan saat ini demi menemukan penyebab kematian korban.

“Mudah-mudahan dari hasil otopsi, atau hasil pemeriksaan DNA dan olah TKP DNA, kita dapat gambaran dan kita akan menghubungkan dengan keterangan beberapa saksi yang diperiksa,” terang Suardi.

Hal itu mencakup suami korban yang saat ini juga masih berstatus sebagai saksi.

Sebagai informasi, EO (25) dan AS (2 bulan) ditemukan tewas bersama di kontrakan daerah Pondok Petir, Kota Depok, pada Kamis (17/10/2024) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kedua korban ditemukan pertama kali oleh suami korban yang baru saja pulang kerja dari kantornya di Jakarta Pusat.

Pada pemeriksaan awal, kedua korban memiliki luka lebam di sekujur tubuhnya termasuk muka dan tangan.

Selain itu, ditemukan juga luka di leher EO.

“Itu masih kita dalami di bagian leher, apakah jeratan atau mungkin tergores, atau apa, itu kita masih dalami,” ungkap Kapolres Metro Depok Kombes (Pol) Arya Perdana, Jumat (18/10/2024).

#ibu-dan-anak-meninggal-di-depok #ibu-dan-anak-meninggal-di-kontrakan

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/11/05/21320931/polisi-belum-temukan-indikasi-pembunuhan-dalam-kasus-ibu-dan-anak-yang?utm_source=Google&utm_medium=Newstand&utm_campaign=partner