Wall Street Menguat Jelang Pemilu AS: Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq Melonjak Signifikan
Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq mendapatkan kepercayaan investor meski ketiganya dibayangi hasil pemilu dari Amerika Serkat (AS).
(WE Finance) 06/11/24 06:42 17552706
Warta Ekonomi, Jakarta -Wall Street mencatat lonjakan besar pada perdagangannya menjelang hasil pemilu presiden dari Amerika Serikat (AS). Tercatat Selasa (5/11),
Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 427,28 poin (1,02%) ke 42.221,88, S&P 500 naik 70,07 poin (1,23%) ke 5.782,76 dan Nasdaq melonjak 1,43% atau 259,19 poin ke 18.439,17.
Kepala Strategi Pasar Carson Group, Ryan Detrick mengungkapkan bahwa banyak investor melakukan hedging untuk menghadapi potensi volatilitas politik, namun ia optimis bahwa ketegangan politik akan berkurang usai pemilu.
"Siapa pun yang menang akan menghadapi ekonomi yang cukup stabil," ungkapnya dilansir Rabu (6/11).
Pertarungan Donald Trump dan Kamala Harris menjadi fokus utama, dengan penguasaan Kongres sebagai faktor yang dapat membawa perubahan dalam kebijakan pajak dan pengeluaran pemerintah.
Ryan memperkirakan hasil pemilu ini bisa mendorong volatilitas pasar dalam jangka pendek, meskipun secara historis pasar menunjukkan tren positif dari hari pemilu hingga akhir tahun.
Adapun saham-saham perbankan menguat 1,6% karena harapan akan deregulasi melalui kemenangan dari Partai Republik. Saham Nvidia dan Tesla juga menguat, masing-masing naik 3% dan 3,5%, didukung prospek positif dari hasil pemilu terlepas dari siapa yang menang.
Di sisi lain, investor menantikan keputusan suku bunga dari Federal Reserve (The Fed). Data CME Group menunjukkan bahwa pasar memperkirakan kemungkinan besar (98%) adanya pemangkasan suku bunga sebesar 0,25% setelah pemotongan 0,5% pada September lalu.