Ada yang Tergiur Saham Antam (ANTM), Harganya Disebut-sebut Bisa ke Sini
Saham Antam (ANTM) lompat 3,28% kemarin. Asing jor-joran belanja ANTM. - Halaman all
(InvestorID) 06/11/24 07:03 17559570
JAKARTA, investor.id - Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam melompat 3,28% ke Rp 1.575 per akhir perdagangan 5 November 2024 kemarin.
Sebanyak 113,17 juta saham Antam (ANTM) ditransaksikan, frekuensi 14.328 kali, dan nilai transaksi mencapai Rp 175,65 miliar.
Asing tergiur dengan memborong saham Antam (ANTM). Nilai keseluruhan transaksi beli asing atas saham ANTM Rp 83,1 miliar dan net buy Rp 29,7 miliar.
Saham Antam pada perdagangan 4 November juga ditutup menghijau dengan kenaikan +0,33%.
Sementara itu analis teknikal RHB Sekuritas Indonesia, Muhammad Wafi mengungkapkan saham Aneka Tambang (ANTM) atau Antam terlihat melakukan rebound dari support garis MA50 dan menguji resistance garis MA5 disertai volume.
“Jika mampu breakout garis MA5 maka berpeluang untuk kembali rebound dan breakout resistance garis MA20,” papar Muhammad Wafi dalam ulasannya, Rabu (6/11/2024) pagi.
Ia merekomendasikan buy area saham Antam di sekitar Rp 1.560 dengan target jual di Rp 1.650 hingga Rp 1.765. “Cut loss di 1.480,” tulisnya.
Jika mampu tembus ke target harga Rp 1.765, maka potensi cuan saham Antam sekitar 13,14% dari buy area Rp 1.560.
Emas
Antam (ANTM) membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 2,20 triliun di periode 9M24. Angka laba bersih itu melemah 22% dari Rp 2,84 triliun pada periode yang sama tahun 2023.
Untuk kuartal III-2024 saja, Antam meraih laba bersih Rp 651 miliar. Lebih kecil dari kuartal II-2024 yang sebesar Rp 1,31 triliun.
Per 30 September 2024, laba per saham ANTM Rp 91,60. Menurun dari Rp 118,54 dari periode yang sama tahun 2023.
Sebenarnya penjualan Antam melonjak sekitar 40% ke Rp 43,20 triliun per akhir September tahun ini. Dibandingkan Rp 30,89 triliun di Januari-September 2023.
Tapi beban pokok penjualan juga membengkak 57% ke Rp 39,09 triliun di 9 bulan 2024, dibandingkan Rp 24,80 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, Mandiri Sekuritas (Mansek) dalam Investor Digest 31 Oktober mengungkap bahwa laba bersih 9M24 ANTM mencapai Rp 2,2 triliun (-23% yoy). Tidak termasuk produk satu kali, laba bersihnya masih di atas perkiraan Mansek.
Menurut broker tersebut, pendapatan Antam (ANTM) yang kuat selama periode tersebut dapat dikaitkan dengan bisnis perdagangan emas, yang didorong oleh harga jual yang lebih tinggi dan margin yang mengimbangi lemahnya pendapatan bisnis nikel.
"Kami memiliki rating \'buy\' di ANTM dengan TP Rp 1.900,” sebut Mandiri Sekuritas.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #antam #antm #saham-antm #aneka-tambang #berita-ekonomi-terkini