Jangan Asal Pilih Klinik Kecantikan, Pertimbangkan 5 Hal Ini

Jangan Asal Pilih Klinik Kecantikan, Pertimbangkan 5 Hal Ini

Dengan banyaknya opsi yang tersedia, memilih klinik kecantikan bisa membingungkan. Berikut lima hal yang perlu diketahui sebelum memulai konsultasi.

(Kompas.com) 06/11/24 08:49 17561337

KOMPAS.com - Saat ingin menjaga kesehatan kulit dan meningkatkan penampilan, klinik kecantikan adalah tempatnya.

Namun, untuk mendapatkan hasil dan pengalaman yang optimal, penting untuk memilih klinik kecantikan yang tepat.

Tidak hanya memberikan perawatan berkualitas, tetapi klinik kecantikan yang baik juga memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan.

Mencari klinik kecantikan yang berkualitas bisa membingungkan, terutama karena banyaknya opsi yang tersedia.

Sebelum memutuskan untuk berkonsultasi di suatu klinik, penting untuk mempertimbangkan beberapa hal agar hasil perawatan sesuai dengan harapan.

Berikut adalah lima hal yang perlu diingat saat memilih klinik kecantikan yang tepat menurut Dermatolog, dr. Irwan Batubara, M.Sc, Sp.DVE.

Tips memilih klinik kecantikan

1. Tenaga medis berkompeten

Menurut Irwan, tenaga medis di klinik kecantikan harus berkualifikasi dan kompeten untuk memastikan kualitas dari perawatan yang diberikan.

Klinik yang baik akan memiliki dokter dan perawat dengan latar belakang pendidikan serta pelatihan yang memadai dalam bidang kecantikan.

“Penting untuk kita lihat apabila dokter dan perawatnya memiliki surat izin praktik yang masih aktif,” ujarnya dalam Media Gathering Ristra Clinic di Wyl’s Kitchen Hotel Veranda, Jakarta Selatan, pada Selasa (05/11/2024).

Dengan melakukan hal ini, pasien akan lebih tenang dan nyaman selama pelaksanaan perawatan, mengingat mereka berada di tangan seorang profesional.

2. Keamanan perlengkapan

Selain memastikan kualitas tenaga medis, peralatan serta perlengkapan yang digunakan dalam klinik kecantikan juga berperan penting dalam keamanan perawatan.

Peralatan yang terawat serta perlengkapan yang berkualitas akan memaksimalkan hasil treatment dan meminimalkan risiko efek samping atau komplikasi.

“Pastikan bahwa klinik tersebut memiliki alat-alat medis, bahan-bahan, dan juga obat-obatan yang terdaftar oleh BPOM,” ucap Irwan.

Kompas.com/Rebecca Rosevanya Dermatolog, dr. Irwan Batubara, M.Sc, Sp.DVE dalam Media Gathering Ristra Clinic di Wyl?s Kitchen Hotel Veranda, Jakarta Selatan, pada Selasa (05/11/2024).

Dengan melakukan ini, pasien bisa lebih tenang karena perawatan dilakukan dengan bahan dan alat yang sudah terjamin keamanannya.

3. Pasien bebas bertanya dan berpendapat

Menurutnya, pasien memiliki hak untuk bertanya sebanyak-banyaknya dan mengungkapkan pendapatnya terkait prosedur yang akan dijalani.

Hak ini memberikan ketenangan dan keyakinan terhadap perawatan, karena pasien memahami apa yang akan dilakukan dan dampaknya.

Oleh karena itu, dokter memiliki kewajiban untuk menjawab segala pertanyaan pasien dengan sejelas-jelasnya.

Jawaban tersebut harus bersifat informatif dan relevan, bukan sekadar berfokus pada pemasaran.

Pasien membutuhkan informasi mengenai manfaat dan risiko dari perawatan, bukan dorongan untuk membeli layanan atau produk tambahan.

“Jangan hanya marketing, kayak " (ayo) skin booster saja habis itu botoks" jawaban seperti itu hanya biar klinik dan dokter dapat duit,” tegasnya.

Menurutnya, itu bukanlah jawavan yang dibutuhkan oleh pasien. Mereka berhak mendapatkan informasi yang dapat membantu membuat keputusan yang tepat.

4. Tersedia pelayanan follow up

Klinik yang baik juga melakukan follow up atau tindak lanjut atas tindakan yang sebelumnya diberikan kepada pasien.

“Jadi follow up ini gunanya untuk mengetahui efektivitas dari treatment,” jelasnya.

Tidak hanya kepuasan pasien, follow up juga penting untuk mengetahui apabila ada efek samping atau komplikasi yang muncul setelah melakukan treatment.

5. Kenyamanan klinik

Hal terakhir namun tak kalah penting saat menentukan klinik kecantikan adalah, pilih klinik yang nyaman dan sesuai dengan preferensi pasien.

Dengan melakukan ini, pasien akan merasa lebih tenang dan puas untuk menjalani perawatan di klinik.

“Nyaman sebenarnya subjektif, bisa dari segi pelayanan, komunikasi, atau harga yang ramah kantong,” tutupnya.

Sieh dir diesen Beitrag auf Instagram an

Ein Beitrag geteilt von KOMPAS Lifestyle (@kompas.lifestyle)

#perawatan-kulit #klinik-kecantikan

https://lifestyle.kompas.com/read/2024/11/06/084940120/jangan-asal-pilih-klinik-kecantikan-pertimbangkan-5-hal-ini