Laba Bersih CGAS Naik 178,1 Persen di Kuartal III 2024, Didorong Kenaikan Permintaan CNG

Laba Bersih CGAS Naik 178,1 Persen di Kuartal III 2024, Didorong Kenaikan Permintaan CNG

CGAS mencatatkan pendapatan sebesar Rp 375,9 miliar, meningkat 38,9 persen dari Rp 270,6 miliar pada periode yang sama di tahun 2023. Halaman all

(Kompas.com) 06/11/24 12:28 17570730

JAKARTA, KOMPAS.com – Emiten distribusi compressed natural gas (CNG) PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) mengumumkan laporan kinerja keuangan kuartal III 2024.

Perseroan menyatakan, strategi dalam meningkatkan porsi segmentasi pelanggan ritel dan industri kecil mampu meningkatkan pendapatan dan laba. Selama kuartal III 2024, CGAS berhasil mencapai 75 persen dari target yang ditetapkan pada awal tahun.

Berdasarkan laporan keuangan interim per 30 September 2024, CGAS mencatatkan pendapatan sebesar Rp 375,9 miliar, meningkat 38,9 persen dari Rp 270,6 miliar pada periode yang sama di tahun 2023.

Kenaikan pendapatan ini turut mendorong laba kotor CGAS di kuartal III 2024, yang naik 19,0 persen menjadi Rp 61,3 miliar dibandingkan Rp 51,5 miliar pada tahun sebelumnya.

Selain itu, laba bersih CGAS melonjak signifikan, mencapai Rp 9,2 miliar atau tumbuh 178,1 persen dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 3,5 miliar.

Direktur Keuangan CGAS Agung Wibawa menyampaikan, kinerja perseroan hingga kuartal III 2024 sangat memuaskan, didorong oleh kenaikan permintaan CNG di sektor ritel serta industri kecil dan menengah.

“Prestasi gemilang perseroan per kuartal ketiga ini ditunjukkan oleh pencatatan laba yang meningkat, termasuk kenaikan laba bersih sebesar 178,1 persen. Kenaikan ini didukung oleh pertumbuhan yang kuat di sektor ritel," kata Agung dalam siaran pers, Rabu (6/11/2024).

"Selain itu, perusahaan juga telah memperluas jangkauan penjualan ke area Tangerang dan Banten, yang memperkuat akses pasar kami. Di sisi lain, kesadaran masyarakat terhadap keuntungan penggunaan CNG terus tumbuh, karena tidak hanya lebih ekonomis dibandingkan LPG, tetapi juga merupakan sumber energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan,” ujar Agung.

Permintaan terhadap CNG diproyeksikan akan terus mengalami peningkatan, sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendorong pengurangan penggunaan (LPG).

Dalam rangka memenuhi kebutuhan CNG yang meningkat, perseroan merencanakan peningkatan volume produksi sebesar 4,5 juta (MMSCFD) melalui pembukaan lokasi-lokasi baru di Gresik, Grobogan, dan Majalengka.

Pada kuartal IV 2024, tambahan stasiun CNG yang direncanakan ini diperkirakan akan mendorong peningkatan produksi sebesar 80 persen dibandingkan dengan tingkat produksi di tahun 2023.

Per 30 September 2024, total aset CGAS naik 85,5 persen menjadi Rp 353,9 miliar, dibandingkan Rp 190,7 miliar pada Desember 2023.

Di sisi liabilitas, perusahaan menurunkan kewajiban sebesar 18,8 persen dari Rp 108,5 miliar menjadi Rp 91,3 miliar, mencerminkan perbaikan signifikan dalam manajemen arus kas operasional dan pengurangan utang.

Selain itu, ekuitas prseroan tercatat Rp 262,5 miliar, meningkat 219,3 persen dari Rp 82,2 miliar pada akhir 2023.

Direktur Utama CGAS Andika Purwonugroho menyatakan, pencapaian perseroan hingga kuartal III 2024 menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dalam rangka memenuhi naiknya permintaan terhadap CNG.

“Kinerja kami sampai kuartal III 2024 memacu kami untuk mencapai target tahun ini. Kami menargetkan pendapatan Rp 500 miliar dan telah mencapai 75 persen dari target tersebut,” ujar Andika.

#cng #cgas #compressed-natural-gas

https://money.kompas.com/read/2024/11/06/122853026/laba-bersih-cgas-naik-1781-persen-di-kuartal-iii-2024-didorong-kenaikan