Garuda Metalindo (BOLT) Catat Pendapatan Rp 1,1 Triliun
Garuda Metalindo (BOLT) mencatatkan penjualan sebesar Rp 1,1 triliun pada kuartal III-2024. Angka itu turun 2,1%, mengapa? - Halaman all
(InvestorID) 06/11/24 06:48 17575162
JAKARTA, investor.id - PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) mencatatkan penjualan sebesar Rp 1,1 triliun pada kuartal III-2024. Angka itu turun 2,1% dibandingkan periode yang sama pada 2023 sebesar Rp 1,3 triliun. Hal itu disebabkan oleh volume pesanan yang tidak biasa tinggi pada Semester I-2023 akibat gangguan rantai pasokan semikonduktor pada semester I-2022, yang menyebabkan hasil kuartal III-2023 lebih kuat dibandingkan Kuartal III-2024.
“Namun, dengan kinerja yang diantisipasi lebih kuat pada kuartal III-2024 secara YoY, Perusahaan memandang hasil kuartal III-2024 sesuai dengan ekspektasi dan mengharapkan pertumbuhan positif pada 2024,” demikian pernyataan manajemen BOLT dalam keterangan pers, Rabu (6/11/2024).
Manajemen BOLT menjelaskan, sepanjang kuartal III, perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp 404,3 miliar. Angka itu meningkat 19,6% QoQ dan 10,4% YoY ditopang oleh semua segmen tumbuh double digit, bahkan volume penjualan yang lebih tinggi di segmen 2W dan 4W.
Kontributor pendapatan terbesar, segmen suku cadang motor, tumbuh sebesar 20,3% QoQ dan 12,5% YoY, yang berada di atas produksi industri yang tumbuh sebesar 12,7% QoQ dan 3,8% YoY, menandakan keberhasilannya dalam memperluas pangsa pasar.
Segmen suku cadang mobil juga menunjukkan pertumbuhan yang sejalan dengan industri, karena pesanan telah masuk lebih awal pada Kuartal II-2024. Perusahaan berhasil mencatatkan penjualan yang impresif, menekankan upaya ekspansi pasar yang sedang dilakukan,” tambah manajemen BOLT.
Kedepannya, Manajemen BOLT memperkirakan penjualan dan produksi di pasar 2W dan 4W akan menunjukkan pertumbuhan YoY, meskipun mungkin sedikit lebih rendah secara QoQ karena faktor musiman. Dikombinasikan dengan ekspansi pasar yang terus dilakukan oleh Perusahaan, hal ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan yang lebih kuat di Semester II-2024.
Meskipun menghadapi tantangan di industri otomotif, manajemen BOLT tetap optimistis untuk membukukan pertumbuhan positif tahun ini. Keyakinan ini berasal dari kinerja ekspor yang kuat dan perluasan pangsa pasar di komponen otomotif, industrial, alat berat, infrastruktur, dan segmen elektronik. Pertumbuhan di segmen non-otomotif sangat mengesankan, terutama di Kuartal III-2024 dan diharapkan akan terus berlanjut di kuartal IV-2024, sehingga mendukung pertumbuhan positif Perusahaan di 2024.
Manufaktur Otomotif
Selain itu, lanjut manajemen, meningkatnya peran Indonesia sebagai pusat manufaktur otomotif akan mendukung pertumbuhan pendapatan Perusahaan dalam beberapa tahun mendatang. Hasil kuartal III-2024 menunjukkan hasil yang kuat bagi BOLT, sejalan dengan ekspektasi untuk paruh kedua 2024 yang lebih kuat, menunjukkan ekspansi pasar yang substansial.
Tidak hanya itu, dengan posisi strategis untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan jangka menengah hingga panjang, BOLT siap mendukung produsen otomotif global yang mendirikan pusat ASEAN di Indonesia, didorong oleh insentif pajak yang menguntungkan. Keunggulan ini diperkuat oleh kebijakan pemerintah yang mengharuskan konten lokal (TKDN), yang mendorong penggunaan komponen yang diproduksi secara domestik.
“Selama enam tahun terakhir, penjualan ekspor kendaraan roda empat nasional hampir selalu melampaui penjualan domestik, meskipun kontribusi ekspor masih relatif kecil. Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun dalam manufaktur fastener, BOLT diakui secara global sebagai pemasok komponen otomotif, siap untuk menyediakan komponen lokal yang esensial, tegas manajemen.
Selain industri otomotif, manajemen menambahkan, BOLT memperluas pertumbuhan strategisnya dengan berekspansi ke pasar internasional, khususnya memasuki pasar Meksiko, produsen kendaraan bermotor terbesar ketujuh di dunia, yang mana hal ini menyoroti ambisi ekspor agresifnya. Di dalam negeri, BOLT mendiversifikasi ke sektor lain selain otomotif seperti industri, alat berat, infrastruktur, elektronik, dan sektor lainnya.
“Dengan memanfaatkan keahliannya yang luas dan statusnya sebagai produsen fastener terintegrasi vertikal terkemuka di Indonesia, BOLT siap untuk memanfaatkan peluang baru. Diversifikasi ini tidak hanya memperkuat posisi pasar BOLT tetapi juga meningkatkan ketahanannya terhadap fluktuasi sektor tertentu,” tutup manajemen.
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #bolt #garuda-metalindo #pendapatan-kuartal-iii-bolt #pendapatan-bolt #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/379216/garuda-metalindo-bolt-catat-pendapatan-rp-11-triliun