IHSG Longsor, Cuan Lima Saham Kompak Mentok ARA

IHSG Longsor, Cuan Lima Saham Kompak Mentok ARA

IHSG hari ini ditutup longsor 1,44%, terdampak dari Kemenangan Donald Trump. Cuan lima saham kompak naik hingga mentok batas ARA - Halaman all

(InvestorID) 06/11/24 16:20 17584981

JAKARTA, investor.id Indeks harga saham gabungan (IHSG) longsor sebesar 108,06 poin (1,44%) ke level 7.383,8 pada penutupan perdagangan Rabu (6/11/2024). IHSG hari ini mengakhiri membalikkan penguatan kemarin karena terdampak dari Kemenangan Donald Trump dalam Pemilu Presiden Amerika Serikat (AS). Meski demikian, cuan lima saham kompak naik hingga mentok batas Auto Rejection Atas (ARA), salah satunya FMII.

Sebanyak 197 saham terpantau naik, 398 saham turun, dan 195 saham stagnan. Adapun total nilai transaksi di bursa hari ini mencapai Rp 11,88 triliun. Volume perdagangan sebanyak 26,25 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 1.345.174 kali.

Hampir seluruh sektor saham ambles pada penutupan pasar hari ini. Pelemahan terdalam terjadi pada sektor teknologi sebesar 2,9%. Diikuti pelemahan di sektor properti 2%, sektor keuangan 1,7% sektor energi 1,2%, dan sektor infrastruktur 1,1%.

Sedangkan penguatan terjadi pada sektor perindustrian 0,3% dan sektor barang baku 0,1%.

Sementara itu, saat IHSG hari ini jatuh, indeks saham Asia bervariasi. Shanghai (China) turun 0,09% dan Hang Seng (Hong Kong) anjlok 2,2%. Sedangkan Straits Times (Singapura) meningkat 0,6% dan Nikkei (Jepang) melejit 2,6%.

Saat IHSG hari ini ditutup memerah, cuan lima saham kompak naik hingga mentok batas Auto Rejection Atas (ARA) dan teratas dalam daftar top gainers. Sebab, melonjak hingga 25%.

Saham ARA

Kelima saham ARA tersebut adalah PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) melonjak 25% menjadi Rp 350 dan PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) melejit 24,8% menjadi Rp 452.

Diikuti saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) meningkat 24,8% menjadi Rp 2.110, PT Golden Flower Tbk (POLU) menguat 24,7% menjadi Rp 1.915, dan PT Capitalinc Investment Tbk (MTFN) naik 20% menjadi Rp 6.

Founder Stocknow Hendra Wardana mengatakan, kemenangan Donald Trump dalam pemilu presiden AS berpotensi membawa dampak besar bagi pasar global, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Dikenal sebagai pebisnis dengan pandangan pro-pertumbuhan, Trump cenderung mendorong kebijakan yang menjaga stabilitas ekonomi domestik AS.

“Hal itu dapat berdampak pada harga komoditas utama seperti emas dan minyak,” ungkap Hendra.

Jika Trump kembali berkuasa, Hendra menilai, kemungkinan besar ia akan menerapkan kebijakan ekonomi yang memperkuat nilai dolar AS. Hal ini berpotensi mengurangi minat investor pada komoditas, yang selama ini sering dijadikan aset lindung nilai saat ketidakpastian meningkat.

“Dengan naiknya dolar AS, daya tarik komoditas bisa melemah karena investor lebih memilih aset dalam bentuk dolar yang lebih kuat dan stabil,” tutupnya.

Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #ihsg #ihsg-hari-ini #indeks-harga-saham-gabungan #top-gainers #saham-ara #donald-trump #kemenangan-trump #pemilu-as #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/379275/ihsg-longsor-cuan-lima-saham-kompak-mentok-ara