Tren Wisata Olahraga Meningkat, Maraton Jadi Incaran

Tren Wisata Olahraga Meningkat, Maraton Jadi Incaran

Adapun wisata olahraga menyumbang sekitar 10 persen dari pengeluaran pariwisata global, diprediksi tumbuh sebesar 17,5 persen hingga 2030 mendatang. Halaman all

(Kompas.com) 07/11/24 08:01 17644246

KOMPAS.com - Pariwisata olahraga (sport tourism) kian diminati banyak wisatawan saat berlibur ke berbagai destinasi.

Hal itu didukung oleh data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada 5 Maret 2024, yang menunjukkan wisata olahraga terus berkembang, terlebih setelah pandemi Covid-19.

Data agen perjalanan juga menunjukkan peningkatan minat wisata olahraga dari tahun ke tahun.

“Secara year-on-year, produk Sport Holidays Golden Rama Tours & Travel meningkat
sebesar 38 persen dari 2023 ke 2024," ujar Madu Sudono, President Director Golden Rama Tours & Travel.

"Hal ini sangat didukung oleh penjualan paket produk maraton yang terus mengalami peningkatan sebesar 43 persen year-on-year di periode yang sama," tambah Madu dalam rilis yang diterima Kompas.com, Rabu (6/11/2024).

Adapun wisata olahraga menyumbang sekitar 10 persen dari pengeluaran pariwisata global, diprediksi tumbuh sebesar 17,5 persen hingga 2030 mendatang.

Tingginya minat wisata olahraga di kalangan wisatawan, didasari pada meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan fisik dan mental.

Golden Rama Tours & Travel mencatat sejumlah destinasi favorit wisatawan untuk acara olahraga maraton, seperti Tokyo, London, Berlin, dan New York.

“Paket Tokyo World Marathon Majors kami, misalnya, selalu habis terjual dalam waktu sangat singkat,” kata Lucky Albertinus, General Manager Hotel Package & VIBE Event Management

Wisata olahraga sendiri sudah dirilis dalam paket berlibur agen perjalanan ini sejak 2019 lalu, berupa maraton, golf, dan nonton bareng acara olahraga internasional.

Golden Rama Tours & Travel menggabungkan petualangan fisik dengan pengalaman budaya yang mendalam melalui paket wisata yang dtersedia.

SuperHalfs Marathon

dok. Freepik/jcomp Ilustrasi pelari maraton.

Baru-baru ini, Golden Rama Tours & Travel mengenalkan inovasi terkini lewat perjalanan SuperHalfs Marathon.

Konsep sport holidays ini menawarkan pengalaman lari half marathon di destinasi ikonik Eropa, seperti Copenhagen, Berlin, Prague, Lisbon, dan kota lain, yakni Cardiff serta Valencia yang segera menyusul.

“Seiring dengan tren perjalanan berbasis kegiatan olahraga yang semakin diminati, kami
menghadirkan berbagai produk berbasis pengalaman yang menggabungkan olahraga dengan
eksplorasi budaya, baik di destinasi domestik maupun internasional.” kata Madu.

Konsep half marathon dirancang untuk para pelari yang ingin merasakan euforia kompetisi dengan jarak tempuh yang lebih terjangkau daripada full marathon, yakni 21 kilometer.

“Dengan SuperHalfs Marathon, pelari dapat menikmati pengalaman kompetisi sambil mengagumi landmark budaya di sepanjang rute lari, yang mencakup pemandangan ikonik dan situs bersejarah,” jelas Lucky.

Selain paket lengkap mencakup akomodasi, transportasi, dan itinerary, Golden Rama Tours &
Travel menambahkan pengalaman lebih lewat workshop dan coaching bersama pelatih maraton profesional Arief Rahmatullah, peraih Six Star Medals di World Marathon Majors.

Workshop yang disiapkan akan memberikan panduan seputar destinasi, kondisi lintasan, hingga teknik lari dan nutrisi yang tepat.

#tren-wisata-2024 #tren-wisata-olahraga-2024-meningkat #tren-wisata-olahraga-marathon-meningkat #persentase-sumbangan-wisata-olahraga #sport-tourism

https://travel.kompas.com/read/2024/11/07/080100327/tren-wisata-olahraga-meningkat-maraton-jadi-incaran