Pengusaha Mebel dalam Negeri Wanti-wanti Kebijakan Proteksionisme Donald Trump
Terpilihnya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat (AS) akan berdampak kurang baik bagi perkembangan ekspor produk kayu
(Kontan) 07/11/24 14:23 17669460
Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Handoyo .
KONTAN.CO.ID - JAKARTA.Terpilihnya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat (AS) akan berdampak kurang baik bagi perkembangan ekspor produk kayu, mebel hingga rotan dari Indonesia ke Paman Sam.
Kebijakan Trumpterutama yang mengutamakan pendekatan proteksionisme,seperti menaikkan tarif impor dan memperketat regulasi, berpotensi mempersulit akses produk mebel dan kerajinan Indonesia ke pasar AS.
"Jika Trump kembali menerapkan kebijakan serupa, ekspor kita ke AS mungkin akan terdampak, terutama dalam hal peningkatan harga jual di pasar AS akibat tarif impor," ungkap Ketua Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Himki) Abdul Sobur saat dihubungi Kontan, Kamis (07/11).
Ia juga berharap di pemerintahan yang baru, di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran, Indonesia dapat membangun hubungan bilateral yang lebih kuat dengan AS, khususnya melalui Free Trade Agreement (FTA) maupun Comprehensive Economic Partnership Agreement(CEPA).
"Peran pemerintah akan sangat signifikan kepada industri mebel bila berhasil membangun bilateral melalui FTA atau CEPA," tutupnya.
Lebih rinci, data ekspor mebel Indonesia sepanjang 2023 lalu mencapaiUS$ 1,3 miliar.Sementara, untuk nilai ekspor kerajinan dan sejenisnya sepanjang tahun 2023 tercatat mencapaiUS$513 juta.
#industri-mebel #himpunan-industri-mebel-dan-kerajinan-indonesia #himpunan-industri-mebel-dan-kerajinan-indonesia-himki #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #perdagangan #n-a