Sebut Awal 2025 Bakal Terjadi Kekurangan Hasil Panen Padi, Menko Zulhas: Jangan Sampai Terjadi Gejolak Harga Pangan
Menko Zulhas peringatkan potensi kekurangan hasil panen padi awal 2025. Apa langkah antisipasi yang perlu diambil? Halaman all
(Kompas.com) 07/11/24 15:40 17674437
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan kondisi shortage atau kekurangan hasil panen padi yang bisa terjadi pada Januari dan Februari 2025 mendatang.
Hal itu disampaikan Menko Zulhas di hadapan para kepala daerah yang menghadiri acara Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2024 di Sentul, Jawa Barat, Rabu (7/11/2024).
Menurut Zulhas, kondisi shortage yang terjadi awal tahun depan itu merujuk dari pengalaman yang terjadi pada awal 2024 lalu.
"Ini pengalaman tahun sebelumnya, para bupati, gubernur, kita cerita sama-sama, pada Januari-Februari nanti kita akan shortage hasil panen. (Hasil panen) akan jauh dari kebutuhan Januari-Februari," ujar Zulhas dilansir siaran YouTube Kementerian Dalam Negeri.
"Ini saya minta betul, pemerintah baru (hasil Pilkada 2024) jangan sampai Januari-Februari terjadi gejolak harga pangan," tambah dia.
Sehingga, Zulhas meminta masukan pihak terkait dan kepala daerah mengenai antisipasi yang tepat untuk mengatasi dampak shortage panen padi.
Salah satunya, ia akan meminta masukan apakah bantuan pangan kepada masyarakat bisa dilanjutkan.
"Atau ada masukan lainnya? Kita berharap tidak ada inflasi yang tinggi dan gejolak bahan pokok," tambah Zulhas.
Adapun shortage hasil panen padi merupakan kondisi saat ketersediaan beras terbatas sehingga sulit didapatkan oleh konsumen.
Penyebab kondisi itu antara lain, kekeringan, bencana alam, kebijakan pengetatan beras, perubahan iklim, dan pengurangan luas lahan padi
Dampak dari shortage hasil panen yakni kenaikan harga beras dan kualitas beras menurun.
#kekurangan-hasil-panen #zulkifli-hasan #gejolak-harga-pangan #strategi-antisipasi