5 Proyek Strategis PGN untuk Genjot Infrastruktur Energi RI
PGN terus mendorong peningkatan kapasitas operasi dan memperluas jangkauan distribusi gas bumi dengan membangun infrastruktur energi. Halaman all
(Kompas.com) 07/11/24 16:17 17677073
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN terus mendorong peningkatan kapasitas operasi dan memperluas jangkauan distribusi gas bumi dengan membangun infrastruktur energi.
Setidaknya ada lima proyek strategis yang sedang dikerjakan Subholding Gas Pertamina ini untuk memperkuat infrastruktur energi di Indonesia.
Pertama, pembangunan Pipa Tegal-Cilacap. Pembangunan pipa gas ini melanjutkan pemanfaatan pipa gas Cirebon-Semarang Tahap 2 menuju proyek gasifikasi Kilang RU IV Cilacap dengan volume yang akan dialirkan sebesar 36 MMSCFD.
DOK. Humas PGN Pekerja PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sedang beraktivitas.Pipa Tegal-Cilacap nantinya akan dapat memperluas jangkauan infrastruktur gas bumi untuk pelaggan di sisi selatan Pulau Jawa maupun potensi pelanggan lainnya di sepanjang jalur pipa, sehingga pemanfaatan gas bumi akan meningkat.
Saat ini, proyek tersebut dalam tahap penyusunan perjanjian komersial antara PGN dengan PT Kilang Pertamina Internasional, serta pelaksanaan front end engineering design (FEED) dan pengurusan perizinan.
Kedua, pembangunan pipa transportasi minyak antara TBBM Cikampek dan TBBM Plumpang. Proyek ini sedang dikerjakan oleh anak usaha PGN yaitu PT Pertamina Gas (Pertagas) bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga (PPN).
PGN Batam PT PGN Tbk menyalurkan tambahan volume gas bumi ke pembangkit listrik PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam,Kepulauan Riau (Kepri). Volume pemakaian gas buminya kurang lebih sebesar 10 BBTUD atau setara dengan 8 juta liter BBM per bulan.Pipa yang dibangun berdiameter 16 inci dan panjang 96 kilometer (km). Pipa ini ditargetkan bisa beroperasi pada kuartal I-2027 untuk mengangkut minyak 4,6 miliar liter per tahun.
Adapun hingga September 2024, Pertagas dan Pertamina Patra Niaga masih dalam proses penyusunan perjanjian penyediaan jasa pipaniasai BBM Cikampek-Plumpang dan persiapan tender EPC.
"Transportasi minyak Cikampek- Plumpang ini sebagai insiasi dari pilar adapt. Kami melihat peluang untuk melakukan diversifikasi portofolio bisnis PGN yaitu dengan membangun infrastruktur pipa untuk menyalurkan minyak," kata Arief.
Proyek strategis ketiga adalah jaringan gas rumah tangga (gaskita) yang dilaksanakan secara mandiri oleh PGN.
Program ini dimulai 2021 dan telah diterapkan di 36 kota/kabupaten, termasuk pengembangan jaringan gas (jargas) di luar pipa menggunakan CNG di Jawa Tengah Selatan (Yogyakarta, Sleman dan Solo).
Hingga September 2024, progres konstruksi secara keseluruhan sudah mencapai 88 persen. Sedangkan pembangunan pipa sendiri telah mencapai 2.076 km atau 93 persen dari target, dan 123.371 sambungan rumah (SR) telah terpasang dari target 290.400 SR.
Proyek keempat, yakni revitalisasi tangki F-6004 pada LNG Hub Arun yang sudah tidak beroperasi sejak 2004. Sampai dengan September 2024, kemajuan pekerjaan revitalisasi ini secara keseluruhan mencapai 35,33 persen.
Terminal LNG Arun ini ditargetkan untuk menjadi pusat LNG di Asia. Sebab, memiliki letak strategis di sepanjang jalur perdagangan utama dan dekat dengan pasar LNG yang sedang berkembang di Asia Tenggara dan Selatan.
Sementara untuk proyek kelima adalah biomethane. PGN pun melakukan studi bersama dengan konsorsium Jepang mengenai pengembangan biomethane di Indonesia.
Saat ini perusahaan telah menyelesaikan studi kelayakan pemanfaatan biomethane dan studi kelayakan pengembangan fasilitas titik injeksi di SPBG Pagardewa, menandatangani nota kesepahaman (HoA) dengan konsorsium Jepang, serta mendapatkan Letter of Intent (LOI) dengan pelanggan potensial.
PGN juga telah menyelesaikan FEED untuk Plant (Kilang) Biomethane pada Juni 2024, serta telah menunjuk konsultan ISCC Bio-certificate pada 30 September 2024.
"Proyek biomethane adalah inisiatif strategis oleh PGN untuk mempromosikan penggunaan gas secara luas selama transisi energi. PGN sedang memajukan dekarbonisasi industri kelapa sawit melalui proyek biomethane dengan memanfaatkan limbah kelapa sawit," jelas Arief.
#pgn #gas-bumi #pipa-gas #gas-rumah-tangga #perusahaan-gas-negara