Intip Tampilan 8 Jam Tangan Historis dari The Seiko Museum Ginza
Pameran Perayaan 100 Tahun Anniversary Seiko Brand di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, menampilkan delapan koleksi jam tangan historis Seiko.
(Kompas.com) 07/11/24 17:03 17681474
JAKARTA, KOMPAS.com - The Seiko Museum Ginza di Tokyo, Jepang, menyimpan berbagai macam koleksi jam tangan Seiko yang ikonik sekaligus memiliki nilai sejarah.
Spesial merayakan 100 tahun anniversary, Seiko Indonesia memamerkan koleksi jam tangan historis yang dibawa langsung dari The Seiko Museum Ginza ke Jakarta.
Pameran ini berlangsung sejak 5 November hingga 11 November mendatang di Atrium Plaza Senayan, Jakarta Pusat.
Terdapat 8 koleksi jam tangan historis Seiko yang dipajang di pameran ini. Simak selengkapnya.
1. World’s First Titanium Case Driver’s Watch
KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Tampilan World\'s First Titanium Case Diver\'s with 600m Water Resistance Watch tahun 1975 dalam Pameran Perayaan 100 Tahun Anniversary Seiko Brand, di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2024).Jam tangan ini menjadi jam tangan pertama dunia yang dirancang untuk menyelam.
Menariknya, jam tangan ini bisa dibawa untuk menyelam sedalam 600 meter dan sudah tahan air.
General Manager Seiko Indonesia Kevin Lie mengungkap, jam ini berhasil diluncurkan pada tahun 1975 dengan nuansa strap hitam pekat dan ornamen silver dari titanium.
“Ini jadi jam tangan pertama di dunia yang dirancang untuk menyelam dengan bahan dasar titanium. Proses pembuatanya itu kurang lebih berjalan 7 tahun,” ungkap Kevin dalam Media Briefing & Tour Eksklusif: Pameran Perayaan 100 Tahun Anniversary Seiko Brand, di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2024).
2. Original Seiko Speedtimer
KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Tampilan Original Seiko Speedtimer tahun 1972 dalam Pameran Perayaan 100 Tahun Anniversary Seiko Brand, di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2024).Sebelum meluncurkan Seiko PROSPEX Speedtimer, jenama ini telah meluncurkan edisi pertama speedtimer pada tahun 1972.
Jam tangan ini juga memiliki teknologi untuk menghitung waktu atau stopwatch alias chronograph. Bernuansa silver dan klasik, desain jam ini sangat timeless.
3. Naomi Uemura worn Driver’s Watch
KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Tampilan Seiko Naomi Uemura worn Diver\'s Watch tahun 1970 dalam Pameran Perayaan 100 Tahun Anniversary Seiko Brand, di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2024).Jam tangan ini menjadi salah satu koleksi dengan nilai historis dibaliknya. Setelah sukses meluncurkan Driver’s Watch pertama dan Hi-beat Driver’s Watch, Seiko kembali meluncurkan Driver’s Watch terbaru pada tahun 1970.
Jam tangan ini pernah menjadi andalan seorang petualang asal Jepang, Naomi Uemura saat menjelajahi wilayah Arktik.
Jam tangan ini diproduksi dan dijual terbatas dengan total 500 buah saja. Lingkaran jamnya menggunakan nuansa silver dan hitam, dilengkapi dengan tali yang berwarna hitam.
4. Japan’s First Driver’s Watch
KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Tampilan Seiko Japan\'s First Ever Diver\'s Watch tahun 1965 dalam Pameran Perayaan 100 Tahun Anniversary Seiko Brand, di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2024).Berbeda dengan versi titanium casing, Japan’s First Driver’s Watch menjadi koleksi pertama Seiko untuk jam tangan penyelam. Kemampuan jamnya pun masih belum secanggih koleksi-koleksi turunannya.
Jam tangan ini dirilis tahun 1965, tepat 5 tahun sebelum diciptakannya koleksi Naomi Uemura worn Driver’s Watch.
Tak cuma itu, jam ini juga sudah kedap air dan mampu dibawa menyelam dengan kedalaman 150 meter.
5. First Seiko 5 Sport Watch
KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Tampilan First Seiko 5 Sports Watch tahun 1968 dalam Pameran Perayaan 100 Tahun Anniversary Seiko Brand, di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2024).Sport watch pertama yang diluncurkan Seiko ini telah lahir pada tahun 1968. Ini menjadi jam tangan otomatis pertama di Jepang yang berhasil diburu para pecinta jam kala itu.
Jam ini bernuansa silver dengan lengkungan di bagian atas dan bawah jam. Kevin menjelaskan bahwa jam ini juga didesain khusus tahan guncangan dan sudah tahan air.
6. Hi-beat Driver’s Watch
KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Tampilan Seiko Hi-beat Diver\'s Watch tahun 1968 dalam Pameran Perayaan 100 Tahun Anniversary Seiko Brand, di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2024).Setelah meluncurkan Japan’s First Driver’s Watch tahun 1965, Seiko kembali meluncurkan jam penyelam yang bertajuk Hi-beat Driver’s Watch di tahun 1968. Jam tangan ini memiliki kemampuan 2 kali lipat dibandingkan edisi pertamanya.
Mampu dibawa menyelam sedalam 300 meter, jam ini dirancang dengan kaliber hi-beat standar dunia tertinggi, yaitu 10 getaran per detik. Desain jamnya pun hampir mirip-mirip dengan koleksi Driver’s Watch pertama.
7. King Seiko KSK
KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Tampilan The First King Seiko Watch tahun 1965 dalam Pameran Perayaan 100 Tahun Anniversary Seiko Brand, di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2024).Selanjutnya, pada tahun 1965, Seiko merilis seri kedua King Seiko atau yang lebih dikenal dengan King Seiko KSK.
Jam ini menggunakan strap berbahan kulit dengan nuansa hitam yang mengkilap. Elemen jamnya pun menggunakan warna silver yang klasik dengan ukuran tidak terlalu besar.
8. Jam tangan merek Seiko pertama
KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Tampilan The First Seiko-branded Watch tahun 1924 dalam Pameran Perayaan 100 Tahun Anniversary Seiko Brand, di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2024).Pendiri Seiko, Kintaro Hattori memulai menciptakan jam tangan pertama dengan merek ‘Seiko’ pada tahun 1924.
Dengan desain yang minimalis, jam tangan pertama Seiko ini berukuran cukup kecil.
Meski begitu, Kevin menyebutkan bahwa jam tangan ini dirancang agar dapat digunakan untuk laki-laki dan juga perempuan.
“Jam tangan ini meskipun kecil sebetulnya dia unisex. Jadi pada waktu itu memang jam tangan ukurannya belum terlalu besar dan lebih populer yang ukurannya agak kecil,” tandas dia.
#seiko #perayaan-100-tahun-anniversary-seiko-brand #koleksi-jam-tangan-legendaris-seiko #pameran-seiko #the-seiko-museum-ginza