Danantara Bakal Jadi Superholding BUMN, Erick Thohir: Enggak Perlu

Danantara Bakal Jadi Superholding BUMN, Erick Thohir: Enggak Perlu "Negative Thinking"

Menurut Erick, pembentukan Danantara sesuai dengan proses yang sebelumnya sudah didorong pemerintah sebagai roadmap atau peta jalan BUMN. Halaman all

(Kompas.com) 07/11/24 20:57 17698424

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merespons keberadaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang baru saja dibentuk pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Danantara dikabarkan akan menjadi superholding bagi tujuh BUMN.

Menurut Erick, pembentukan Danantara sesuai dengan proses yang sebelumnya sudah didorong pemerintah sebagai roadmap atau peta jalan BUMN.

KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYA Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2024).

"Kalau kita bicara Danantara enggak perlu negative thinking. Karena itu proses yang memang kita sedang dorong. Nah tetapi namanya beda-beda itu hal yang lumrah," ujar Erick usai menghadiri penandatanganan kerja sama antara PT Freeport Indonesia (PTFI) dengan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk di Jakarta, Kamis (7/11/2024).

"Danantara kan sesuai dengan RUU BUMN yang sudah kita gulirkan hampir dua tahun sebelumnya kemarin. Memang kan roadmap BUMN itu ke arah sana. Dan saya selalu bilang superholding itu. Jadi bukan sesuatu, jangan dilihat yang negatif gitu," tegasnya.

Erick juga menyebut keberadaan tujuh BUMN yang masuk ke dalam superholding Danantara merupakan cara pemerintah menyehatkan perusahaan pelat merah.

Sehingga ia meminta publik tidak berasumsi mengapa hanya ada tujuh BUMN yang disebut bergabung di Danantara.

"Jadi prosesnya udah berjalan. Dan kita lihat sekarang. Kalau dulu kondisi BUMN-nya tidak sehat. Kalau sekarang sehat. Simpel. Ini dari data-data keuangan. Kita jangan berasumsi tebak-tebakan gitu. Dari 47 (BUMN), 40 sehat, tujuh masih rugi," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Danantara disebut bakal menjadi salah satu badan pengelola investasi besar di dunia.

Berdasarkan dokumen profil Danantara yang diperoleh Kompas.com, badan ini akan menjadi superholding 7 BUMN.

Ketujuh BUMN tersebut yakni Bank Mandiri, BRI, PLN, Pertamina, BNI, Telkom Indonesia, MIND ID, dan Indonesia Investment Authority (INA). Dengan begitu, pada tahap awal, aset yang bakal dikelola Danantara mencapai Rp 600 miliar dollar AS atau Rp 9.480 triliun (kurs Rp 15.800/dollar AS).

#bumn #erick-thohir #danantara

https://money.kompas.com/read/2024/11/07/205719926/danantara-bakal-jadi-superholding-bumn-erick-thohir-enggak-perlu-negative